Chicken Katsu Saus Steak

Yeaaayy hari ini tiba-tiba kepikiran pengen nyoba bikin #ChickenKatsu

Terinspirasi dari bento paket anak di sebuah resto. Coba cek di #Cookpad ternyata banyak resep. Ujung-ujungnya mix n match deh. Akhirnya resep dimana, eksekusi terserah siapa 😀

Alhamdulillah suami, anak dan adek ipar suka. Enak katanya. Ga tau nih pendapat mamah dan adek, tadi cuma ngirim trus langsung pulang. Punya anak-anak karena diselipi keju, Azam nyebutnya ayam keju, Danisy nyebut ayam kriuk keju. Hihi. Apa aja deh terserah kalian yang penting suka sama masakan Ummi.

Chicken Katsu

Resep Chicken Katsu Homemade

Ayam Katsu

Bahan:

  • Ayam fillet 1/5kg

Bumbu balut dasar (untuk dibalurkan ke ayam di awal, sebelum proses selanjutnya)

  • 1,5 butir Jeruk nipis/lemon
  • Garam
  • Lada bubuk
  • 4 siung Bawang putih

Bumbu balut tepung

Karena tadi lagi ga enak badan, di warung dan di minimarket tepung terigu habis plus baru masak setelah ashar, jadi pake tepung bumbu yang sudah siap pakai plus tepung roti. Biasanya kalau masak ayam tepung, bumbunya tepung terigu ditambah ulekan bawang putih, ketumbar (yang mirip lada biji itu), biji lada, garam. Diseduh pake air dingin.

Cara Masak:

  • Cuci ayam hingga bersih. Potong tipis (jangan terlalu tebal supaya daging lebih mudah matang nantinya)
  • Lumuri ayam dengan perasan air jeruk nipis/lemon, taburi garam hingga merata, lalu tambahkan parutan bawang putih. Tadi saya tambahkan susu plain juga sedikit 😀 Masukkan ke dalam freezer selama sekitar 10 menit supaya meresap.
    Ada tips yang saya lupa ga lakukan: pukul-pukul ayam (semacam dimemarkan daging ayamnya) supaya bumbu lebih meresap lagi.
    Setelah 10 menit, keluarkan ayam untuk dibaluri tepung.
  • Siapkan adonan tepung: 5 sendok tepung bumbu ditambah dengan sekitar 10-15 air es. Di wadah terpisah, siapkan tepung roti (breadcumb) atau tepung panir.
  • Masukkan ayam ke dalam tepung cair lalu gulirkan ke tepung roti. Ulangi hingga ayam fillet habis.
  • Simpan ke wadah yang bersih, setelah semua ayam selesai dibaluri, simpan ke dalam freezer agar tepung lebih menempel.
  • Panaskan minyak
  • Goreng ayam hingga berwarna kecoklatan. Tiriskan.

Ayam yang sudah dilumuri tepung dan belum berencana akan digoreng, dapat disimpan di freezer untuk stok berikutnya.

Untuk Katsu Keju, agak tricky bagi saya. Tapi di akhir sesi, dicoba ayam fillet dibelah tapi ga sampe putus dagingnya sehingga masih tersambung. Sisipkan keju slice secukupnya, baru masuk tepung dan proses seperti biasa. Bagi yang punya tipsnya, info-info yaa 😀

Saus Steak

Bahan:

  • Bawang bombay
  • 2 siung bawang putih
  • 1 butir tomat besar atau 2-3 butir tomat sedang
  • 1/2 sendok makan tepung maizena, cairkan dengan 1-2 sendok air
  • Gula merah, garam, gula putih

Cara masak:

  • Rebus tomat hingga cukup lembek, haluskan (ulek hingga lembut atau dapat juga diblender). Saya buang kulit tomatnya saat akan diulek jadi hanya daging tomat yang diulek.
  • Iris bawang bombay
  • Cacah (cincang halus) bawang putih
  • Panaskan minyak
  • Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga wangi, tambahkan gula merah.
  • Masukkan tomat yang sudah dihaluskan tadi
  • Tambahkan garam, gula putih
  • Setelah ditumis dan merata, tambahkan maizena yang sudah dicairkan
  • Aduk hingga merata dan cukup kekentalannya

Alhamdulillah nikmat berbuka hari ini. Semoga bermanfaat.

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Mereka

*Dipindah dari status FB pribadi saya tanggal 19 Juni 2016*

Cinta Orang Tua

Mereka..
Kedua orang tuamu yang terkadang malu-malu mengucap cinta
Mendatangi rumahmu mengatakan rindu pada anakmu padahal sejujurnya mereka rindu padamu

Mereka yang meski tak kau sambut bak tamu, akan tetapi lebih canggung daripada temanmu yang bertamu

Mereka yang selalu menyematkan namamu di sela doa-doa mereka

Yang meski tak kau cukupi kebutuhannya dan bahkan mungkin mereka sendiri kekurangan, tapi selalu ada rasa ingin memberi dan malu untuk sekadar meminta

Mereka yang tetap mengkhawatirkanmu ketika tau kamu jatuh sakit

Mereka yang tumbuh dalam asuhan jaman dulu, tak terlalu mengenal ucapan cinta secara verbal tapi menganut paham buktikan cinta. Sehingga engkau mungkin takkan pernah mendapatkan ucapan cinta dari mereka, tapi akan kau dapati banyak tindakan mereka yang merupakan ekspresi cinta. Hanya saja sering tak terbaca.

Mereka orang tuamu
Yang menjadi perantara kehidupanmu
Yang menjadi sebab bertambahnya pahalamu
Tapi bisa menjadi sebab kerugianmu

Mereka yang seringkali dianggap abai, padahal jauh di lubuk hatinya ada semburat sesal karena merasa tak mampu bahagiakan anak-anaknya, tak mampu cukupi kebutuhannya. Sehingga ianya tanpa kita pernah coba berterima kasih, berkendara seharian demi pekerjaan tak seberapa, bahkan tak dibayar barang satu rupiah.
Hanya saja kadang anak tak sabar, pulang tanpa membawa apa-apa lantas terjebak pada prasangka bahwa ia zhalim pada kita.

Duhai diriku yang menyebut dirinya sebagai anak, apakah yang sudah dilakukan untuk berterima kasih pada mereka?

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Eksplorasi, Tumbuh Kembang dan Perlindungan Anak

Ahad 22 Mei lalu ada sebuah acara kece bertajuk parenting yang diadakan oleh Dancow Parenting Center di Hotel Trans Luxury Bandung. Bahasan parenting menjadi salah satu pertimbangan turut serta dalam acara tersebut karena bagi ibu dengan 2 putra berusia 3 dan 5,5 tahun, saya butuh input yang cukup guna menemani tumbuh kembang keduanya.

Dancow Parenting Center

Mengapa kemudian ilmu dalam mendidik dan menemani tumbuh kembang anak ini penting? Sebab kita tidak pernah belajar sebelumnya. Kita hanya belajar sekilas dari sekitar, hal yang mungkin di dalamnya masih butuh perbaikan. Dan karena perkembangan ilmu pengetahuan nan dinamis, ada yang perlu di-upgrade setiap waktu.

Acara Dancow Parenting Center ini bertajuk Tumbuh Kembang si Kecil Berawal dari Perlindungan yang Optimal. Saat acara akan dimulai, peserta mengisi data diri untuk kemudian lanjut mengikuti rangkaian materi di ballroom. Sementara di kidscorner diisi dengan kegiatan bercerita dan kegiatan anak lainnya.

Seminar terbagi ke dalam setidaknya 3 sesi utama yakni seputar cinta ayah bunda bersama bunda Ratih. Sesi berikutnya diisi oleh bunda Sari Sunda Bulan yang membahas kecukupan nutrisi si kecil. Dan materi terakhir bertemakan Stimulasi bagi si kecil. Seru karena ketemu banyak orang dan dapet banyak ilmu dan insight baru terutama tentang Stimulearn yang saya alihbahasakan dengan sebutah stimulasi pembelajaran anak dan belajar tentang stimulasi terhadap anak.

Sesi yang tak kalah menarik dari 3 sesi sebelumnya adalah cooking clas bersama chef Standbysteby. Membuat makanan lucu ternyata jadi mudah jika ada ilmunya ya. Bener-bener ilmu itu perlu untuk semua aspek kehidupan kita entah itu soal dunia parenting maupun keseharian 😀

Eh ada lagi, kaget pas dapet goodiebag segede gaban isinya susu yang pas banget buat 2 bocah: 2 kotak susu pertumbuhan yang 1 untuk 1-3 tahun, yang satu 3-5 tahun yang mengandung Excelnutri+ jadi Danisy dan Azam dapet masing-masing 1 box susu, tas lucu (bisa buat mudik ntar yeaayy), buku panduan tumbuh kembang yang dukung eksplorasinya anak-anak, plus buku notes cakep, majalah Nakita yang ada bahasan soal merencakan jenis kelamin bayi buat yang promil (ups), dan voucher dari Sodexo yang bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan bulanan. Rejekinya ibu mertua nih, pas ke Bandung pas dapet voucher jadi voucher-nya bisa dipake buat bumer dan mamah belanja ^_^

Sedikit catatan dari materi yang disampaikan dalam acara Dancow Parenting Center.

Penuhi Nutrisi untuk Dukung Eksplorasi si Kecil

Indonesia memiliki tantangan tumbuh kembang tersendiri seperti adanya ancaman serangan penyakit, infeksi, ISPA, batuk pilek, diare dan sebagainya. Terjangkitnya anak oleh penyakit tersebut memang tidak sepenuhnya akibat sekitar tapi juga ada andil dari nutrisi yang didapat si anak.

Maka pemenuhan nutrisi pada anak menjadi salah satu cara memberikan perlindungan bagi tumbuh kembangnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan nutrisi yakni nutrisi untuk kesehatan saluran cerna, nampak sepele tapi penting. Nutrisi tersebut meliputi kecukupan serat pangan (inulin), mempertahankan bakteri baik (strain spesifik, lactobacillus rhamnosus dan bifidobacterium), vitamin A, C dan E (terdapat pada sereal dan biji-bijian), mineral selenium dan zink.

Beberapa tips memenuhi kebutuhan nutrisi anak adalah dengan jadwal makan yang konsisten, jenis asupan makanan yang beragam dan jumlah makanan yang sesuai dengan usia anak. Masaklah masakan yang berbeda dalam periode 10 hari. Ajak anak berbelanja dan bahkan ajak terlibat dalam proses memasak. Hal ini selain membuat anak paham mengenai proses tersedianya makanan, juga mengajak mereka untuk eksplorasi seputar pasar, tukang sayur, bahan makanan, melatih kepekaan dan motorik mereka. Sambil tetap lindungi si petualan kecil dengan mengajarkan mereka mencuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan, membersihkan wadah dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sembarangan sampah sisa bahan masakan.

piramida makanan & pedoman gizi seimbang
Gunakan Pedoman Gizi Seimbang ini ya bun untuk asupan gizi si kecil maupun keluarga

Ajarkan anak tentang rasa lapar sejak kecil agar anak makan hanya pada saat dia benar-benar membutuhkan makanan. Tindakan seperti ini menghindarkan anak dari rasa lapar semu yang membuat anak over-makan sehingga bisa berakibat pada over-weight. Tips yang pernah saya dapat untuk mengajarkan anak lapar adalah, ketika anak meminta makan ajak dia minum air putih. Jika setelah minum ia masih merasakan lapar maka saat itu memang dia butuh makan. Jika setelah minum air putih dia merasa kenyang, maka sesungguhnya yang dia rasakan hanyalah haus yang sudah sampai pada titik “sangat haus”.

Saya secara pribadi tidak membiasakan anak makan pagi-siang-malam, tapi hanya menawarkan apakah akan makan sekarang atau tidak. Maka jika anak memang ingin makan, anak pasti makan. Meskipun sejak Danisy sudah mulai sekolah, saya menganjurkan dia makan di pagi hari meski sekadar buah-buahan maupun roti. Membiasakan anak makan ga harus selalu sama nasi. Meskipun emaknya mah belum bisa makan tanpa nasi 😀

Aspek Tumbuh Kembang Anak

Yang perlu dikembangkan dan diperhatikan dalam tumbuh kembang anak yakni,

  1. Kognisi
    mental dan cara berpikir anak
  2. Fisik
  3. Psikososial
    kemampuan bergaul dan bersosialisasi

Kognisi sendiri dapat diidentifikasi melalui 5 kemampuan, yakni

  1. Attention
    berupa kemampuan memberi perhatian terhadap suatu hal maupun terhadap seseorang. Ajarkan anak untuk fokus terhadap sesuatu yang dia perhatikan.
  2. Language
    kemampuan berbahasa, berbicara, berkomunikasi
  3. Memory
    kemampuan memori, mengingat sebuah kejadian, sebuah cerita maupun hal lainnya yang kemudian akan memancing anak untuk bercerita (menceritakan kembali versi bahasa mereka)
  4. Problem Solving
    kemampuan anak dalam memecahkan permasalahan yang mereka hadapi. Mendidik anak untuk mampu memecahkan permasalahan dengan permainan macam puzzle maupun membiasakan anak untuk mencari solusi melalui pancingan pertanyaan apa saja yang dapat dilakukan anak.
  5. Psychomotor

Cek kelima poin tersebut pada anak kita, jika sudah cukup terpenuhi maka anda boleh menarik nafas lega bahwa si kecil sudah cukup terpenuhi nutrisinya.

 

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Saudah binti Zam’ah, Istri Kedua Rasulullah yang Hanif

Saudah binti Zam’ah adalah istri kedua nabi. Istri yang dinikahi setelah Khadijah binti Khuwailid.
Berasal dari suku Quraisy. Nasabnya bertemu dengan nasab Rasulullah di Luay bin Ghalid.

image

Sukron bin ‘Amr adalah suami Saudah sebelum Rasulullah. Sukron merupakan salah satu yang pertama kali masuk Islam setelah Rasulullah berdakwah secara terang-terangan.

Setelah Sukron masuk Islam, beliau pulang dan mengajak sang istri untuk memeluk Islam pula. Saudah langsung menyambut ajakan suaminya. Jiwanya yang hanif, membuat Saudah mudah menerima Islam.

Karena semakin banyak ancaman, maka Rasulullah meminta para sahabat untuk menuju Habasyah di bawah perlindungan raja Najasyi. Sukron beserta Saudah turut pindah ke Habasyah meskipun mereka tidak tahu dimana letak wilayah tersebut.

Setelah sekian lama, tersiar kabar bahwa Mekah sudah lebih aman. Sukron dan Saudah berharap bisa kembali ke kampung halaman dan menjalani kehidupan yang nyaman karena Habasyah bukanlah negara muslim. Sayangnya di perjalanan menuju kembali ke Mekah, Sukron wafat. Maka Saudah kembali ke rumah orang tuanya saat sampai di Mekah. Ayahnya, Zum’ah masih menjadi penyembah berhala. Tapi ayahnya bukan tipikal yang memaksakan kehendak sehingga Saudah tetap dibiarkan dengan keislamannya.

Haulah binti Hakim istri Utsman bin Ma’un melihat kehidupan Rasulullah begitu sulit. Ditinggal oleh istri dan pamannya, lalu harus mengurus putri-putri beliau hasil pernikahan dengan Khadijah.

Haulah berdiskusi dengan sang suami hendak menawarkan istri pada Rasulullah. Semula sang suami melarang, tapi kemudian mengizinkan. Maka Haulah pun mendatangi Rasulullah.
“Tidakkah engkau berpikir untuk menikah agar terbantu kesulitan yang engkau hadapi?”
Rasulullah sebelumnya tidak pernah terpikirkan akan hal ini tapi kemudian beliau menjawab, “Siapakah yang engkau tawarkan?”
Haulah membalas, “Jika janda, aku menawarkan Saudah binti Zam’ah. Jika gadis, aku menawarkan Aisyah binti Abu Bakar”

Maka Rasulullah langsung terbayang akan sosok Saudah kemudian memilihnya. Beliau berharap Saudah dapat menjadi ibu bagi para putrinya dan menjadi pendamping yang kuat karena mengingat keimanan Saudah selama ini.

= Kajian MQFM Pagi ini, 3 Ramadhan 1437H =

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.