Iman Akan Diuji

Dapat melihatmu terlelap menjadi satu hal lain yang kusyukuri.

Di tengah lelahmu yang tak dapat kubayangkan, setidaknya Allah masih mengizinkanmu beristirahat sejenak. Dan semoga itu dapat melepas penat.

Sayang, aku paham bahwa bebanmu tak ringan. 

Episode yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya adalah tantangan naik kelas yang luar biasa. 

Sudah menjadi takdir Allah yang ditetapkan dalam kehidupan kita. 

Jika benar ada iman kepada qadha dan qadar, maka disinilah pemantapannya. 

Dan Ia menakdirkan ini semata karena tahu bahwa kita sanggup untuk melewatinya.

Meski sesekali ada rasa ingin menyerah, tapi Ia kembali mengingatkan tentang bagaimana seharusnya seorang muslim berserah.

Semoga Allah menganugerahkan kesabaran dan kekuatan, hidayah dan keimanan pada semua pihak yang terlibat.

Sebab, Allah SWT berfirman:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْۤا اَنْ يَّقُوْلُوْۤا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا  يُفْتَـنُوْنَ “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, Kami telah beriman dan mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 2)

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *