Aku Juga Ingin Dipeluk

Menjadi kakak adalah dunia baru bagi seorang anak kala adiknya lahir.

Sebelumnya ia berperan sebagai anak tunggal atau adik, sosok yang disayangi semua orang berikut perhatian banyak tercurah padanya.

Sama seperti para orang tua baru, mereka pun beradaptasi dengan kehadiran sesosok mungil yang mencuri perhatian banyak orang.

Maka sesekali si “kakak baru” ini mencoba mengambil perhatian sekitar dengan pikiran sederhananya.

Terkadang berupa pamer berharap orang tua akan memuji dan memperhatikan.

Kadang berupa rengekan atau serentet keisengan yang akhirnya membuat orang sekitar sesekali kesal dan kelabakan.

Dan seringkali inilah yang paling sering berhasil menarik perhatian.

Usianya balitanya terkadang tak dapat membedakan. Ia hanya anak yang baru saja belajar jadi kakak. 

Beradaptasi dengan anggota baru yang menyandang gelar “adik”.

Hingga kemudian ia mengakui, “aku juga ingin dipeluk. Makanya aku menangis”

Meski ayah sering memeluk, tapi ia ingin kembali mendapat pelukan ibu. Maka sapalah sang kakak baru. Peluk ia dan berbisiklah: “ibu sayang kakak. Terima kasih ya”

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *