Bawaan Khas Lelaki dan Perempuan

Alhamdulillah masih diberikan kesempatan, kesehatan dan hidayah untuk tetap berada di jalan Islam. Bertemu dengan temen-temen pembaca blog.

Semoga ukhuwwah yang terbangun dapat bertahan hingga ke surga.

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Wa bihi nasta’inu ‘ala ‘umuriddunya waddiin. wa shallallahu ‘ala nabiyyina muhammadin, wa’ala alihi wa shahbihi ajma’in. amma ba’d

rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amri. Rabbi zidnii ‘ilman warzuqni fahman wa ‘amalan mutaqabbala.

Rabbi lapangkan dada kami, mudahkan urusan kami. Tambahkan kepada kami ilmu, rezekikan kami pemahaman yang baik dan amal yang diterima (beri kami kekuatan untuk mengamalkan ilmu ini).

Tema kali ini bahasan tentang perbedaan lelaki dan perempuan. Sebab parenting tidak hanya berbicara pengasuhan tapi juga tentang upgrading diri orang tua dalam menjalankan perannya.

“Maka ketika melahirkannya, dia berkata, Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan. Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak-cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.”(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 36)

Dari ayat inilah salah satu peneliti dari negara tetangga mulai mencoba menelusuri apa saja perbedaan lelaki dan perempuan. Yang terjawab pula oleh berbagai literatur dari barat. Menguatkan apa yang Allah isyaratkan sejak ribuan tahun lalu 😍

Prolog Memahami Kepemimpinan Lelaki dan Pengurusan Perempuan di Rumah

Allah menjadikan manusia di bumi sebagai khalifah. Ianya terdiri dari lelaki dan perempuan yang memiliki peranan saling melengkapi untuk mengurusi alam ini.

Lelaki berperan memimpin masyarakat dan di sekitar luar rumah, sedang perempuan membantu lelaki membesarkan dan mendidik anak-anak untuk meneruskan kehidupan. Berdasarkan perbedaan peran inilah Allah menciptakan fisik, mekanisme otak, kimiawi tubuh dan tingkah lakunya sangat berbeda menurut keperluan dan peranan masing-masing.

Konflik terjadi apabila masing-masing tidak mengetahui, tidak menghormati, dan tidak memainkan perbedaan asas peranan masing-masing.

Perbedaan Tugas Lelaki dan Perempuan

Alquran sudah memberikan “contekan” perbedaan tugas lelaki dan perempuan. Ayat lain tentu banyak juga, dan teman-teman inSyaAllah lebih luas pemahamannya dari saya.

Allah SWT berfirman:

اَلرِّجَا لُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَاۤ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَا لِهِمْ ۗ فَا لصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗ وَا لّٰتِيْ تَخَا فُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ ۚ فَاِ نْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ عَلِيًّا كَبِيْرًا

Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar.”

(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 34)

Karakter seorang suami adalah seorang pemburu. Sementara seorang istri karakternya adalah seorang petani. Tentu keduanya akan melakukan pendekatan berbeda baik dalam sikap maupun hal lainnya.

Maka.. akan ada perbedaan keinginan antara suami dan istri secara alamiah.

Masih ingat strata genetika dalam konsep STIFIn? Yang paling berpengaruh pada sikap dan pengambilan keputusan seseorang..

1. Jenis kelamin
2. Mesin kecerdasan
3. Drive kecerdasan
4. Kapasitas otak
5. Goldar

Ini diantara penyebab, sama-sama lelaki kok beda. Atau, sesama T tapi yang satu laki satu perempuan, tetap ada bedanya 😁

Keinginan yang Berbeda

Lelaki/suami inginnya:
1⃣ Dipercayai oleh istri
2⃣ Diterima apa adanya
3⃣ Dihargai jerih payahnya
4⃣ Mendapatkan rasa hormat dari istri
5⃣ Dikagumi oleh istri

Bagi perempuan yang sudah menikah, apakah sudah mengucapkan penghargaan pada jerih payah suami hari ini?
Bagi perempuan yang belum menikah dan ayahnya masih ada (atau saudara lelaki yang menafkahi masih ada), sudahkah memberikan apresiasi atas kerja keras mereka? 🥰

Sedangkan perempuan/istri inginnya:

1⃣ Disayangi oleh suami

2⃣ Dipahami perasaannya

3⃣ Dihargai pendapatnya

4⃣ Diberikan jaminan oleh suaminya

5⃣ Kesetiaan hanya pada suami

Bagi para lelaki yang sudah menikah, apakah sudah mencoba mengutarakan rasa sayang pada istri (yang meskipun ini berat bagi beberapa orang) 🤭
Bagi para lelaki yang belum menikah, sudahkah mengutarakan perasaan sayang pada ibu atau perempuan yang mengasuh?

Gaya Komunikasi yang Berbeda

Dalam hal komunikasi, lelaki dan perempuan memiliki gaya yang berbeda pula.

*Perbedaan pertama*
Wanita menggunakan perkataan dan banyak bergantung kepada lisan dan tulisan selama beraktivitas. Lelaki kurang menggunakan perkataan dan berani memotong pembicaraan orang lain jika sudah sampai tahap “melewati batas”.

❗Peringatan bagi para lelaki: dengan menggunakan banyak perkataan, perempuan merangsang banyak bagian otak untuk melihat, merasa, mengingat dan mengaitkan pengalaman lama. Cara ini membantu ia mendapatkan konsep baru dalam sebuah aktivitas.
❗Peringatan bagi para perempuan: jika lelaki memotong pembicaraan anda, tegaskan padanya akan poin penting dan nyatakan ketidaknyamanan anda atas perbuatannya itu. Perpendek ungkapan penolakan.

*Perbedaan Kedua*
Perempuan mudah mengkritik diri sendiri daripada lelaki. Perempuan mengkritik diri sendiri untuk memastikan sebuah hubungan dan mendapatkan gambaran rasional tentang sesuatu. Sedangkan lelaki mudah mengkritik orang lain untuk mendapatkan alasan rasional atas sesuatu.

❗Cara kritik ala perempuan: “Anda perlu lebih bersiap lagi ke depan saat menghadapi pelanggan 64STU yang ini”

❗Cara kritik ala lelaki: “Kelakuanmu tadi ke pelanggan buruk”

*Perbedaan ketiga*
Lelaki lebih suka berbicara tentang keberhasilan dan kekusaan dibanding perempuan. Perempuan kurang mengenai hal ini, sebaliknya malah lebih suka bertanya tentang kesuksesan orang lain.

❗Peringatan kepada perempuan: lelaki yang demikian suka menunjukkan kehebatannya untuk menemukan merasionalisasi tindakannya yang lain. Beri dia peringatan dengan kalimat: orang bakal ninggalin kamu kali ga mau kerja sama

❗Peringatan pada lelaki: dapatkan khidmat nasihat dari wanita. Dan tanyakan juga kesuksesan mereka agar senang menceritakannya

Meskipun sebetulnya ini jadi sepaket ya. laki suka menceritakan kesuksesannya, perempuan suka ngomongin kesuksesan orang lain. Jadi perempuan tinggal ngomongin kesuksesan si suami aja. Hihi..

*Perbedaan keempat*
Perempuan lebih berminat menceritakan hal-hal terkait emosi, keluarga dan hubungan manusia. Lelaki lebih suka bahasan agresif seperti hobi, perkara remeh yang bersifat kuasa macam politik, dst

❗Peringatan bagi lelaki: perempuan mengobrol sesama mereka dan sejajar. Sesekali ajak atau dengarkan istri (atau dengarkan ibu jika belum menikah) guna merapatkan hubungan sehingga lebih mudah saat “dibutuhkan bantuannya” 😁
❗Peringatan bagi perempuan: bantu lelaki mendapatkan fokus guna mencapai tujuan dari sesuatu (misal parenting). Biasanya lelaki yang kurang terlatih urusan menghadapi emosi akan mengalami tekanan dan mengambil jalan pintas berbahaya dalam mengatasinya.

SIKAP BERBEDA MENGHADAPI BODY LANGUAGE

🧕🏻 💞Wanita lebih suka…

1⃣ Menggunakan berbagai ekspresi muka untuk berkomunikasi. Contoh, mengangguk sebagai tanda mendengarkan, bukan tanda setuju

2⃣ Memandang mata alias eye contact saat ngobrol. Sedangkan lelaki sebaliknya, saling membantu tanpa melakukan kontak mata.
Tapi jika keadaan tegang, lelaki akan menatap mata guna menunjukkan kekuasaan masing-masing sedangkan perempuan justru melihat ke bawah untuk meredakan keadaan.

3⃣ Senyum saat mendengar, sedangkan lelaki mudah mengerut.

4⃣ Membaca isyarat sosial apa yang sebenarnya sedang terjadi pada seseorang dan sekumpulan orang. Contoh mereka dapat paham jika perempuan lain sedang menggoda suaminya 😁 (dan suaminya malah kadang ga ngeh)

5⃣Tidak menggunakan “ruang” saat berkomunikasi. Sedangkan lelaki butuh ruang lebih luas seperti duduk sambil selonjoran sementara tangan mendepa di atas sofa.

🧑🏻 Lelaki…

1⃣ Mengharapkan isyarat bukan lisannya yang dipahami

2⃣ Kurang paham pesan non-lisan macam emosi pada wajah seoran perempuan

3⃣ Kurang memahami ekspresi wajah wanita yang menggambarkan kecewa dan sedih

4⃣Tepat dalam memahami isyarat kemarahan dan agresifitas orang lain

5⃣Memperlihatkan kemarahan bukan melalui lisan (ga ngomel atau semacamnya). Ini juga mungkin penyebab lebih banyak KDRT itu dilakukan lelaki karena kemarahan lelaki lebih berupa arah fisik

6⃣Mendengar tanpa ekspresi muka sebagaimana perempuan

Jadi.. kebayang ga kenapa lelaki dan perempuan bisa berantem? 😁

Apa yang ada dalam benak lelaki dan perempuan di rumah

🧕🏻 Perempuan: Anak, masak, baju, piaraan, makeup, hiasan, sampah, tagihan, ikan, dapur dan bla bla bla
🧑🏻 Lelaki: makan, main, tidur

Bagaimana agar suami mau membantu di rumah? Nyatakan padanya bahwa ia diperlukan dan beri dia MAKAN dan MAIN kemudian baru minta tolong sebelum dia TIDUR jangan diburu-buru 😁

Segitu dulu aja yaa.. biar ga ngebul. Lain-lainnya hayu Kita diskusi 🤩

Materi disadur dari workshop Gender Intelligence bersama Pak Utih, seorang pemerhati gender dari Malaysia.

Apa yang disampaikan ini sifatnya adalah kecenderungan. Jadi bisa saja ada hal yang kurang pas atau semacamnya. Ada tes kuesionernya sih untuk ngecek sisi feminin dan maskulin seseorang, ikut Workshop nya aja yaa 😆

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and STIFIn Trainer
Follow instagram @esapuspitaFacebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: