Catatan Persiapan untuk Ke Semarang

Belakangan ini saya sering mendapati teman-teman berada di daerah Semarang. Kota ini jadi salah satu tempat yang sepertinya perlu dikunjungi.

Ada sedikit rasa penasaran apakah Samarang di Garut berisi orang-orang Semarang atau gimana. Akhirnya googling lah saya. Ternyata Samarang sendiri adalah nama “lama” Semarang dari Bahasa Belanda.

Hal menarik dari Semarang adalah ketika saya tahu ternyata ya ajar aja banyak postingan mengenai kota ini sebab merupakan kota terbesar ke-5 setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Wow. Setara sama kota tempat aye tinggal dong. Setelah pernah ke Jakarta dan Surabaya, berarti next trip aye harus ke Semarang nih.

Tulisan ini jadi catatan saya pribadi apa saja data yang diperlukan untuk berkunjung kesana dan kenapa musti main ke Semarang. Dan karena belakangan ini sedang tertarik banget sama sejarah ataupun asal muasal, fokus saya ga cuma di oleh oleh khas Semarang saja tapi juga ada cerita apa di balik kota ini.

Sejarah Pemerintahan Semarang

Semarang semula berada di bawah pemerintahan kerajaan Demak dengan Raja yang tengah berkuasa saat itu adalah Kin San/Raden Kusen, Ki Ageng Pandan Arang dan Sunan Bayat (Sunan Pandan Arang II). Kemudian berada di bawah kesultanan Pajang dan Kesultanan Mataram.

Setelah Belanda masuk, Semarang sempat berada di bawah pemerintahan VOC dan Hindia Belanda. Pemerintahan kemudian dibagi dua yaitu kota Praja dan Kabupaten. Kota di bawah penguasa Belanda sementara pribumi memegang wilayah kabupaten.

Lalu di bawah pemerintahan Republik Indonesia berlanjut pemerintahan Republik Indonesia Serikat. Sampai akhirnya setelah pengakuan kedaulatan pada 1950 secara definitif ditetapkan sebagai kota Semarang berdasarkan UU nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan kabupaten di lingkungan provinsi Jawa Tengah.

Julukan Kota Semarang

Setiap kota dan daerah biasanya memiliki julukan khas tersendiri. Ada banyak cerita di balik julukan tersebut. Khusus untuk kota Semarang, berikut adalah berbagai julukan maupun slogan yang umum diketahui masyarakat:

  1. 1. Kota Lumpia

Dengan makanan khas Lumpia sebagai oleh-oleh khas Semarang, tentu saja julukan yang paling terkenalnya adalah Semarang kota Lumpia. Lumpia sendiri merupakan perpaduan akulturasi budaya Jawa dan Cina.

  1. 2. Venetië van Java

Jika Bandung dikenal dengan Parijs van Java alias ibarat kota Parisnya pulau Jawa, maka orang Belanda menyebut Semarang sebagai Venesia-nya pulau Jawa karena dilalui banyak sungai di tengah kota seperti halnya kota di Italia tersebut. Aaakk.. kemudian pikiran saya membayangkan keromantisan di Semarang. Hmm. Benarkah demikian?

  1. 3. Kota Atlas

Disebut kota Atlas bukan berarti karena ini merupakan atlas Asia. Tapi slogan kota Semarang yang merupakan akronim alias kependekan dari Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat. Wii, mantap.

  1. 4. Semarang Pesona Asia

Wacana pada tahun 2009 membuat slogan Semarang Pesona Asia yang disetujui oleh walikotanya menghasilkan pembersihan dan pembangunan di berbagai lokasi. Penataan PKL, perbaikan saluran, jalan, trotoar dan taman.

  1. 5. The Port of Java

Walikota Semarang mengambil slogan pariwisata: The Port of Java alias pelabuhannya pulau Jawa. Hal ini diambil sebagai upaya terkait kepentingan pemasaran pariwisata di kota Semarang.

Tentu tidak berlebihan sebab akses dari Jawa Barat menuju Jawa Timur umumnya selalu melewati Semarang sebagai tempat singgah. Bahkan dalam sejarah tercatat bahwa Semarang menjadi tempat laksamana Ceng Ho singgah.

Tempat Wisata

Ada berbagai jenis tempat wisata yang dapat dikunjungi di Semarang. Berikut diantaranya:

Wisata Alam:

  • Pulau Tirangcawang, di Kelurahan Tugu
  • Pantai Tirang, di Kelurahan Tambak Harjo
  • Pantai Marina, di Kelurahan Tawangsari
  • Pantai Maron, di Kelurahan Tambak Harjo
  • Goa Kreo, di Kelurahan Kandri
  • Taman Lele Semarang, di Kelurahan Tambakaji
  • Curug Lawe di Gunungpati
  • Curug Benowo di Gunungpati
  • Curung Karang Joho di Ngaliyan

Wisata Sejarah

  • Museum MURI, di Kelurahan Tegalsari
  • Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah, di Kelurahan Tegalsari
  • Museum Jamu Nyonya Meneer, di Kelurahan Muktiharjo
  • Museum Jawa Tengah, di Kelurahan Gisikdrono
  • Museum Mandala Bhakti, di Kelurahan Pindrikan Kidul
  • Lawang Sewu, di Kelurahan Pindrikan Kidul
  • Tugu Muda, di Kelurahan Pindrikan Kidul
  • Candi Tugu, di Kelurahan Tugurejo
  • Little Netherland (Kota Tua Semarang), di Kelurahan Purwodinatan

Wisata Religius

  • Masjid Agung Jawa Tengah, di Kelurahan Sambirejo
  • Masjid Baiturrahman Semarang, di Simpanglima
  • Masjid Kauman Semarang, di daerah Kauman, Johar
  • Klenteng Sam Po Kong, di daerah Simongan
  • Kelenteng Tay Kak Sie Tri Dharma, di Gang Lombok, Semarang Pusat
  • Gereja Blenduk, di Kecamatan Semarang Utara
  • Gereja Katedral Semarang di Kelurahan Randusari
  • Gereja JKI Injil Kerajaan Semarang di Kelurahan Tawangsari
  • Vihara Mahavira Graha di Kelurahan Tawangsari
  • Pagoda Buddhagaya, di Pudak Payung, Banyumanik, Semarang Selatan

Wisata Keluarga

  • Wonderia, di Kelurahan Tegalsari
  • Kebun Binatang Mangkang, di Kelurahan Mangkang Kulon
  • Taman Mini Jawa Tengah (Maerokoco), di Kelurahan Tawangsari

Wisata Malam

  • Alun-Alun Kota Semarang (Simpang 5)
  • Taman Pandanaran (Taman Warak Ngendok)
  • Taman KB

Wisata Belanja

  • Pasar Johar, di Kelurahan Kauman
  • Mall Ciputra (Ramayana), Simpang Lima City Center
  • Simpang Lima Plaza (Matahari), Simpang Lima City Center
  • Java Super Mall (Hypermart), di Kelurahan Peterongan
  • Paragon City Mall (Matahari), Pemuda Central Business District (PCBD) di Kelurahan Sekayu
  • Sri Ratu (Matahari), di Kelurahan Peterongan
  • DP Mall (Carrefour), di Kelurahan Pekunden Jl. Pemuda Semarang Tengah
  • M-Art Shop, Jl. Mataram 653 Semarang

Kuliner

Biasanya tiap berkunjung ke sebuah kota, sebagian besar masyarakat akan mencari apa sih kuliner khas menarik dari kota tersebut. Nah, jika akan ke Semarang berikut adalah beberapa makanan dan oleh-oleh khas Semarang yang tersedia:

Makanan/masakan khas Semarang:

  • Bandeng presto
  • Soto Bangkong “Soto Semarang”
  • Mie Kopyok
  • Sega Becak
  • Sega Lunyu
  • Sega Ayam
  • Tahu Pong
  • Pecel Koyor
  • Petis Kangkung
  • Tahu Petis
  • Tahu Gimbal
  • Bakso

Jajanan pasar khas Semarang:

  • Lunpia Semarang
  • Spekoek
  • Jongkong Singkong
  • Gandos
  • Kue Moci
  • Blanggem
  • Timus
  • Gilo-gilo
  • Tahu Gimbal

Minuman khas Semarang:

  • Kolak Setup
  • Es Cao
  • Es Marem
  • Es Congklik
  • Wedang Durian
  • Wedang Jahe Rempah
  • Wedang Lengkeng
  • Wedang tahu
  • Wedang Jalang (Wedang Jahe Alang-alang)
  • Wedang Kacang Tanah

Oleh-oleh Khas Semarang:

  • Lumpia
  • Roti Gandjel Rel (haha saya penasaran seperti apa ini dan kenapa diberi nama seperti ini)
  • Jambu Semarang
  • Wingko Babat
  • Mari Wijen
Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *