Kutukan Genetik?

Ada pernyataan menarik dari seorang narasumber di kelas parenting yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Katanya, “masa kita dikutuk seperti itu selamanya”. Pernyataan ini ditujukan pada tes sidik jari yang ternyata beliau sendiri belum ikut tesnya melainkan tes sidik jari yang lain.

Tapi justru dari pernyataan beliau saya jadi terinspirasi. Tiba-tiba Allah mengilhamkan. Sifat karakter bawaan genetik itu memang benar tak akan berubah. Tapi ada levelisasinya.

Ibarat sifat karakter yang Allah titipkan pada jenis kelamin tertentu, lelaki ataupun perempuan. Adakah ketika kita dilahirkan sebagai perempuan kemudian merasa bahwa kita dikutuk menjadi perempuan? Apakah lantas ketika muncul sifat-sifat perempuan kemudian kita dikatakan dikutuk selamanya memiliki sifat tersebut? Apakah artinya semua orang tidak akan berubah? Tentu saja tidak, bukan

Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Memahami Komponen Variabel Diri

Ada banyak variabel dalam diri seseorang. Dalam tes minat bakat yang menggunakan cara paper test atau kuesioner, yang dilihat adalah fenotipe alias “keseluruhan yang nampak” pada seseorang. Hasilnya dapat berubah seiring perubahan lingkungan.

Ingat rumus: fenotip = 20% genetik + 80% lingkungan.

Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Sekolah Terbaik

Di zaman sekarang, para orang tua memiliki banyak pilihan sekolah yang menjadi penunjang pendidikan anak. Dan akan berbeda pertimbangannya bagi setiap keluarga. Maka setidaknya perlu menjadi pijakan kita poin-poin sekolah yang baik terutama bagi seorang muslim.

Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Kopdar Series LimesSTIFIn ke-4

❤ Kopdar Series LimesSTIFIn #4 ❤
Genetika Keluarga Bahagia

💘
Memahami pasangan membantu kita untuk lebih menerima dirinya apa adanya.

Tak cukup sampai disitu, kita perlu berkomitmen untuk tumbuh bersama pasangan. Sehingga tak hanya berhenti di “apa adanya” akan tetapi naik level menjadi pribadi yang tergembleng.

Agar dapat terus bersama hingga ke surga 😍

Dan semua itu bermula dari mengenali genetika diri dan pasangan.

Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Jodohmu Jawaban Doamu

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yun waj’alna lilmuttaqina imama

Tak boleh berlebihan dalam berdoa adalah salah satu hikmah yang saya dapat dari berbagai literatur doa yang dicontohkan Rasulullah. Bahwasanya doa akan selalu dikabulkan itu benar.

Allah Ta’ala berfirman,

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60).

Tapi pengabulannya seperti apa, itu yang kita tidak memiliki pengetahuan atasnya. Dan disanalah keimanan mengambil peran keyakinan hati akan pengabulan doa.

Dan memohonlah lengkap dengan penghindaran dari keburukannya. Seperti saat memohon surga, lengkapi dengan berlindung dari neraka.

Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Mengenal Bahasa Cinta

Mengenali bahasa cinta setiap pribadi menjadi hal yang menarik kala kami mengenal konsep STIFIn. Perbedaan cara saya dan suami mengutarakan perasaan cinta tak ayal pernah jadi masalah baik dalam hubungan suami-istri maupun hubungan orang tua-anak.

Saya akan dengan sangat mudah mengumbar untaian kata cinta dan pelukan #jyaaa. Mudah saja bagi mengucapkan “ummi sayang Aa/Mamas” berkali-kali bahkan berpuluh kali dalam sehari meskipun kedua orangtua saya bukanlah tipikal yang suka mengucap cinta. Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Emosi itu Menular, Kenali Penyebab dan Solusinya

Emosi itu bervibrasi. Emosi itu menular. Saat ada kita marah, orang sekitar akan merasakan bahkan “tertular” kemarahan kita. Dan efek tertular itu bisa satu diantara 2 ekspresi: ikut marah atau terdiam dengan semacam rasa bersalah.

Pagi ini pesan sebuah layanan kirim barang online dan dapet driver yang sebenarnya wajar saja mengeluhkan kesulitannya diakibatkan sms patokan rute yang tak sampai. Saya sudah minta maaf dan menginformasikan bahwa tadi mengirim SMS berisi patokan dan rute (hanya saja ternyata gagal terkirim), namun sang driver masih saja melanjutkan mengulang-ulang keluhan yang sudah dipahami.

Intonasi menyebabkan kalimat itu kemudian terdengar seperti marah-marah dengan nada ancaman “bisa aja saya cancel orderan”. Hmm.. Padahal tak ada yang memaksa untuk mengambil orderannya. Dan kalaupun dicancel, bukankah saya bisa mendapatkan driver lain?

Kemudian saya jadi dapet pelajaran. Ini mirip dengan keluhan kita tentang beratnya hidup ini. Bisa jadi bukan susah nyari alamatnya yang jadi masalah karena jika memang itu masalahnya, seharusnya saat saya meminta maaf dan memberikan patokan lalu ikuti saja patokan itu hingga sampai di tujuan dan selesai kan? Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.