Ibu-ibu Zaman Now

TELAAH 26 Januari 2018

Ibu Zaman Now

Ibu yang satu ini benar-benar mendikte dan mencereweti. Ibu yang rutin dan terjadwal. Heboh dengan printilan. Latah dengan yang sedang hits. Anak-anaknya jadi korban kursus sana-sini. Selagi anak kursus ibunya nge-mall.

Ibu yang kedua ini akan membiarkan anaknya mandiri. Karena ibunya sibuk seminar atau training. Ia hanya memastikan aturan dipatuhi. Itupun dari jauh via gadget. Selebihnya anak-anak diasumsikan sepintar dirinya.

Sementara ibu jenis ketiga akan membawa anaknya terbang ke masa depan. Sampai lupa bahwa anaknya perlu dilayani pada hal-hal kecil. Catering jadi pilihan padahal anaknya ngarep dibekali masakan ibunya. Rempong dengan tas berisi buku-buku mahal untuk menaikkan level dirinya dan level anaknya. Gak perlu sering ketemu yang penting kualitas. Waktu ibunya habis mengejar mimpinya.

Ibu yang keempat ini lebay dan over protektif. Anaknya tidak boleh disalahkan. Memanjakan anaknya dan memenuhi semua permintaannya tanpa pikir panjang. Heboh melayani kalau anaknya sakit. Semua yang dilakukan untuk anaknya gak pake tangan sendiri. Bikin pasukan. Ibunya sibuk chatting.

Jenis ibu yang kelima, ini jenis ibu terakhir, yang kadang peduli dan kadang mengabaikan. Bersedia pake tangan sendiri melayani anaknya. Tapi begitu capek dengan aktivitas sosialnya anak jadi korban naik pitamnya. Jadi pusing kalau sudah menemani bikin PR anaknya atau jenis keruwetan lainnya. Dekatin anak melalui makan-makan. Seringnya masak sendiri.

Ibu zaman now. Sebenarnya dari dulu juga begitu.

Farid Poniman
Penemu STIFIn

Apa pendapat teman-teman tentang tulisan di atas? Sepertinya akan muncul pro kontra seperti yang saya alami kala membagikan tulisan itu. Subhanallah.

Baca SelengkapnyaIbu-ibu Zaman Now

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Aku Bukan Ibu Yang Baik

Pernah satu ketika, saya merasa bahwa saya bukanlah ibu yang baik untuk anak-anak. Dengan segala hal yang terjadi dan akibat berbagai pencetus..

Teman-teman pernah mengalami atau merasakannya juga?

Saking merasa sedihnya, tiba-tiba melintas pikiran itu, bisikan pun datang..

“Kamu memang bukan ibu yang baik untuk mereka”

Baca SelengkapnyaAku Bukan Ibu Yang Baik

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Menjadi Orang Tua Pendidik Anak

Pendidik adalah arsitek peradaban, bukan tabib kebiadaban apalagi kuli kebiadaban. Itulah pekerjaan para Nabi sepanjang sejarah #FBE

Kutipan di atas adalah status Pak Harry Santosa pagi ini. Sebuah reminder yang mengingatkan lagi kami pada bahasan di seminar Parenting Bersama beliau Ahad lalu. Masyaallah. Suami yang alhamdulillah seorang arsitek jadi lebih mudah memahami sekaligus bergairah dengan kalimat ini.

Semula saya masih belum sepenuhnya paham. Ya, ketika di seminar kemarin masih belum “anceg” pemahaman atas kalimat itu. Tapi qadarullah pagi ini Allah ilhamkan pemahaman, biidznillah.

Arsitek bermakna seseorang yang terlibat aktif dalam membangun, baik membangun sejak awal maupun “renovasi”. Bagi seorang arsitek, salah satu yang diperhatikan adalah pondasi dan selanjutnya kualitas bahan dan bangunan secara menyeluruh.

Jika membangun dari awal, tentu akan lebih mudah karena semua sudah terencana sejak semula. Yang menjadikan saya manggut-manggut adalah, bagaimana jika kondisinya bukan membantun dari awal tapi “renovasi”? Bahkan ternyata dalam proses renovasi rumah pun, suami perlu mengetahui pondasi bangunan yang akan direnov tersebut. Jika pemilik rumah hendak membangun menjadi 2 tingkat atau lebih, akan dicek apakah cukup atau musti dibentuk pondasi baru.

Baca SelengkapnyaMenjadi Orang Tua Pendidik Anak

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Ibu Sebagai Poros Cinta

Menjalani peran sebagai seorang ibu mengajarkan saya banyak hal tentang dunia manusia. Rasanya peran ini mengharuskan saya paham banyak bahasan mengenai human development.  Bersyukurlah bagi teman-teman yang belum menikah tapi sudah menjadi pendidik, sebab kalian bisa bersiap sebelum amanah itu hadir.  Sedang bagi saya yang dulu persiapannya kurang, rasanya sekarang kejar-kejaran mencari ilmu dan menerapkannya. … Baca SelengkapnyaIbu Sebagai Poros Cinta

Tips Mengajari Anak Memasak

Memiliki tiga anak ternyata membuat saya makin bahagia ketika tahu si sulung sudah bisa mengurus dirinya sendiri dan si tengah udah mulai bisa menyiapkan kebutuhannya tanpa bantuan Ummi dan Aa. Setidaknya dengan begitu, ummi ga harus selalu mengurusi 3 anak yang mana bisa saja membuat saya spaneng. Ya, meskipun tetap saja ada momen dimana mereka … Baca SelengkapnyaTips Mengajari Anak Memasak

Tips Mengatasi Bayi Rewel Sore Hari

Kehadiran Hasna di keluarga kecil kami adalah anugerah yang dinanti terutama oleh suami dan para kakek nenek. Beberapa keunikan yang nampak pada Hasna membuat saya belajar lagi. Yap, setiap anak lahir dengan proses, cara dan tumbuh kembang yang unik. Begitu pula sifat mereka sejak dalam kandungan hingga setelah terlahir ke dunia. Hal yang baru saya … Baca SelengkapnyaTips Mengatasi Bayi Rewel Sore Hari

Anak Ketagihan Gadget Atau Ortu yang Keranjingan Gadget?

Setelah seringkali memperhatikan anak-anak baik Danisy-Azam maupun yang lain, fitrah anak itu sebenarnya SENANG alias SUKA sama ILMU. Termasuk di dalamnya, suka sama buku -salah satu sumber ilmu. Eatlah, makanlah dengan lahap semua ilmu. Selama ibu dan ayahnya bersedia MELUANGKAN  WAKTU  untuk MEMBACAKAN buku atau berkomunikasi hal-hal terkait ilmu maupun pengetahuan, anak biasanya akan tertarik. Hanya … Baca SelengkapnyaAnak Ketagihan Gadget Atau Ortu yang Keranjingan Gadget?

%d blogger menyukai ini: