Catatan Sapih Azam

Beberapa hari kemarin mendengarkan ceramah ustadz Yusuf Mansur (UYM) yang salah satu bahasannya adalah Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Bahasan mengenai tahapan ini berlaku untuk hampir semua ikhtiar.

Setelah diingat-ingat, dulu pernah dinasihati juga tentang urutan Doa-Ikhtiar-Tawakal. Allah dulu, ikhtiar, Allah lagi dan begitu selanjutnya Allah terus. Tahapan yang kemudian sering saya lupakan. Astagfirullah.

breastfeed weaning

Baca SelengkapnyaCatatan Sapih Azam

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Wall Art Gallery

Pagi ini seperti baru melihat, rasanya takjub melihat salah satu sudut dinding rumah. Sudut rumah itu nampak tak biasa bagi saya pagi ini.

Ya, sudut rumah di bagian dinding dekat pintu kamar memang disediakan untuk menempel semua hasil karya anak sulung kami, Danisy (4 tahun 7 bulan). Suami “memberikan” bagian tembok itu untuk ditempeli apapun dan digambari apapun. Sedangkan bagian sudut sebelahnya adalah area suami, jadi anak-anak harus izin jika mau menempel atau melakukan sesuatu pada sudut abinya. Kecuali bagi Azam, dia belum sepenuhnya mengerti mengenai itu 😀

Danisy Art Gallery

Baca SelengkapnyaWall Art Gallery

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Mitos Me Time

Teman-teman mungkin sudah sering mendengar istilah Me Time ini ya? Entah cuma sekadar “baru mendengar”, “baru tahu” bahkan ada yang sudah sangat tahu. Apapun itu, kita kali ini, eh saya kali ini akan bercerita tentang Me Time.

Kenapa judulnya mitos Me Time? Ya, bisa jadi Me Time ini sekadar mitos, yang mau dijalani atau tidak itu tergantung anda. Bener ga ya pengertian mitos ala saya? Hehe..

timeme

Ya, yang pasti tak sedikit orang juga yang menyangsikan mengenai Me Time ini di saat banyak (terutama ibu-ibu muda kekinian) yang menganggap Me Time itu WAJIB hukumnya. Oke mari kita tengok sejenak mengenai Me Time ini. Apakah benar se-wajib itu atau sekadar sunnah atau mubah atau malah makruh? 😀

Baca SelengkapnyaMitos Me Time

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Asyiknya Naik Turun Tangga

Ketika usianya menjelang 2 tahun, anak biasanya mulai senang menaiki tangga dan mencoba turun (meski terkadang mereka tak bisa turun karena tangga yang dinaikinya terlalu tinggi). Ada respons sikap yang mungkin berbeda dari setiap orang tua. Salah satu yang baik adalah dengan membiarkan anak tetap naik turun dengan pengawasan dan pendampingan orang tua. Sebaiknya biarkan … Baca SelengkapnyaAsyiknya Naik Turun Tangga

Empati, Mempertahankan Diri dan Kemandirian

Setelah 4 tulisan sebelumnya, tulisan ini sepertinya akan jadi tulisan terakhir untuk diskusi sementara di grup emak-emak cantik. 4 tulisan lainnya bisa cek di satu, dua, tiga, empat. Mempertahankan diri. Sebuah sikap ketika menghadapi ancaman atau sesuatu yang tidak nyaman. Ada saat anak harus berempati tapi ada saat anak harus mempertahankan diri. Tindakan mempertahankan diri … Baca SelengkapnyaEmpati, Mempertahankan Diri dan Kemandirian

Memuji Anak, Perlukah?

Bahasan random lainnya dari diskusi di grup emak-emak ini tentang pujian. Sebelumnya sudah ada 3 tulisan yang saya catatkan dari diskusi emak-emak cantik ini, tulisan pertama di sini, yang kedua di sini dan terakhir di sini. Pujilah anak sekadarnya. Pujian itu penting, tapi harus tepat. Jika anak berbuat salah, ya katakanlah salah. Jika anak berbuat … Baca SelengkapnyaMemuji Anak, Perlukah?

Biarkan Anak Mengeluarkan Emosi Negatifnya

Masih sambungan dari diskusi di grup emak-emak (2 tulisan sebelumya bisa dilihat di sini dan di sini). Menurut Daniel Goleman, menghardik anak untuk tidak boleh mengeluarkan emosi negatifnya itu adalah tindakan berbahaya. Jangan lindungi anak dari emosi negatif semacam rasa kalah, rasa kecewa, rasa marah, putus asa dan lain sebagainya. Jadi jika anak marah, biarkan … Baca SelengkapnyaBiarkan Anak Mengeluarkan Emosi Negatifnya

%d blogger menyukai ini: