Cut And Stick ala Danisy

Kreasi cut-and-stick merupakan kreasi yang melatih motorik sekaligus sensorik anak. Melatih kemampuan indra dan ketelitian serta fokus.

Kegiatan ini “tak sengaja” disodorkan ketika menemukan sebuah sumber gambar memperlihatkan kreasi kertas. Beberapa mengenal kertas tersebut sebagai kertas origami.

Cut and Stick ala Danisy

Saya sodorkan beberapa gambar pada sulung kami Danisy, “Aa mau bikin ini?” iya katanya semangat sambil memilih gambar gajah. Usai sahur Danisy bersiap mengambil beberapa lembar kertas polos yang tersedia di lemari buku. Karena tidak punya kertas berwarna/kertas origami Danisy berinisiatif untuk menyiapkan crayon, kertasnya diwarnai menggunakan crayon. Sementara lingkaran dibuat dengan menggunakan jangka. Oke, kita langsung tulis langkah-langkahnya saja ya. Langkah ini yang kami gunakan. Dapat dimodifikasi sesuai kondisi dan kebutuhan.

  1. Siapkan perlengkapannya:
    1. Jangka,
    2. kertas,
    3. gunting,
    4. double tape,
    5. Crayon
  2. Buat lingkaran menggunakan jangka dengan berbagai ukuran. Ukuran lingkaran dikira-kira perbandingannya sesuai gambar contoh. Di sini anak belajar menggunakan jangka, melatih motorik sekaligus fokus.
  3. Setelah jadi, tulisi pada setiap lingkaran mana bagian untuk kaki, badan, telinga, belalai dan kepala. Sementara untuk ekor diambil dari sisa potongan.
  4. Biarkan anak menggunting setiap potongan yang diberi tanda. Biarkan saja jika anak menggunting lingkarannya tidak rapi sesuai bentuk.
  5. Untuk bagian setengah lingkaran Danisy lebih memilih memotong langsung setengah lingkaran baru mewarnainya. Biarkan anak menggunting sesuka hati saja, Bu 😀
  6. Setelah lingkarannya dipotong, warnai dengan menggunakan Crayon. Anak belajar mewarnai lingkaran dengan berbagai ukuran termasuk ukuran paling kecil (bagian kaki berukuran setengah lingkaran).
  7. Setelah selesai diwarnai, pasangi double tape di sisi-sisi yang akan ditempel. Di sini anak belajar menggunting, memasang double tape dan melepas double tape agar dapat ditempel.
    1. Untuk bagian badan pasangi di 4 titik atau di tengah-tengah, ditempel di kertas alas.
    2. Pasang kepala di atas badan, double tape dipasang di 1 sisi saja sudah cukup yang menempel di badan gajah. Jika dirasa perlu, bisa dipasangi di 4 sisi juga.
    3. Pasang double tape pada bagian kaki, telinga dan belalai sama seperti bagian lainnya. Pasang sesuai urutan atau sesuai keinginan anak.
    4. Untuk bagian mata, Danisy memilih menggambarnya dengan Crayon.

Satu kegiatan cut-and-stick ini dapat membantu anak belajar lebih dari satu hal. Mulai dari mencocokkan gambar dengan hasil potongan, mengenal bentuk dan warna, menempel, memotong, mewarnai, fokus, ketelitian, dan menambah daya imajinasi anak.

Yuk coba Bun ^_^

 

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *