Duh, Malu

:(Duh, Malu:o

image

Mau kesana, pengen kenalan tapi mereka mau ga ya? Aku tuh pengen hebat kayak mereka.
Tapi mereka kan sudah terkenal. Gimana belajarnya ya biar kayak mereka?

***
Teteh makasih ya udah diizinkan gabung sama grupnya. Tapi saya malu. Ga ada yang saya kenal. Dan mereka hebat-hebat.

***
Teh, gimana saya jualan produk saya ini? Harganya nanti bakalan mahal gituh. Memangnya ada yang mau beli?

***
Dan masih banyak contoh kalimat lainnya yang serupa. Ragu pada diri atau kreativitas diri.

Padahal…

Kalau kamu dipertemukan dengan orang-orang hebat tuh, jangan minder.
PeDe aja lagi.
Bisikkan ke diri kamu, “hei, kamu bisa ada diantara mereka berarti kamu setara sama mereka. Kamu diterima di lingkungan mereka.
Kalau kamu diterima itu artinya…
Mereka menganggap kamu itu layak ada disana.

Dan…

Kamu sama hebatnya dengan mereka. Atau kamu bisa mencapai kehebatan yang sama seperti mereka. Hanya saja mungkin kamu belum sadar potensimu dimana”

Maka…

Manfaatkan kesempatan berada di sekeliling mereka untuk belajar dan tumbuh bersama. Gali dan pelajari kemudian berterimakasih lah bahwa telah dipertemukan dengan orang hebat di saat yang lain masih mencari cara untuk bisa bertemu dengan mereka.

Karena ruh akan dipertemukan dengan ruh yang sama.

**
Regards,
Esa
Teampreneur
Feeling extrovert

Salam hangat, Esa Puspita
Family Development Enthusiast
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *