Evaluasi: Visi dan Resolusi

Tulisan ini sudah disiapkan sejak tanggal 1 tape apalah daya baru bisa publish hari ini đŸ˜€

Tahun baru identik dengan resolusi tahunan. Entah siapa yang memulai dan kenapa. Ya, kita ambil sisi positifnya saja.

Bagi saya, 2016 seperti sebuah tahun yang benar-benar baru. Setelah kurang lebih 1 tahun mengenal STIFIn, pertengahan tahun ikut kelas Public Speaking dilanjut kelas Grafologi, bertemu dengan teman-teman yang luar biasa (terkhusus Writer Rangers dan Tengilers), ditambah pendampingan usaha oleh beberapa pihak diantaranya kak Erita Zurahmi (owner Ukhti) kemudian terakhir mengikuti TDA Camp. Semuanya seperti jalan yang Allah tunjukkan setelah selama ini hidup saya selalu mengalir dengan target yang begitu pendek. Tanpa perencanaan. Ya, tanpa perencanaan sama sekali.

Everything’s fine, memang. Tapi jadi ga maksimal. Itu yang saya renungi. Bahwa ada hal hebat yang seharusnya bisa saya capai andai saya sudah punya sesuatu yang tinggi untuk digapai.

Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berubah bukan? Dan perubahan dahsyat itu tak lepas dari hadiah Allah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Seorang suami yang mendukung istrinya untuk terus tumbuh (bukan fisiknya ya. Hehe).

Dari dukungan suami lah semuanya bermula. Beliau yang ajak saya tes STIFIn (yang dalam perjalanan mengaplikasikannya pun ga mudah), kemudian beliau daftarkan saya untuk kelas Public Speaking (entah kenapa), mengikutsertakan saya dalam training bisnis dan seminar-seminar motivasi, memperkenalkan saya pada banyak hal yang tak pernah dipikirkan sebelumnya.

Dan inilah saya tahun ini. Memberanikan diri membuat visi dengan arahan dari coach Fauzi Rachmanto (yang juga adalah trainer Kubik Training, sekaligus penasihat TDA Bandung dan mantan Presiden TDA 3.0).

Coach FR meminta untuk menuliskan capaian terhebat yang pernah saya rasakan. Dan capaian itu adalah di dunia menulis. Meskipun belum PeDe dengan kemampuan menulis, tapi tetap saja ia adalah hobi yang akan terus saya asah. Kemampuan untuk berkomunikasi dan skill menggembleng orang juga akan terus saya tingkatkan dalam mencapai visi diri saya sebagai seorang team builder sekaligus penulis untuk dunia pengembangan diri. Mencatatkan rencana kuliah kembali setelah sebelumnya kuliah saya tidak selesai.

Evaluasi berikutnya adalah tentang visi dan resolusi. Visi adalah capaian terbaik di ujung kehidupan terbaik kita, dan resolusi adalah bagian dari langkah kongkrit menuju visi itu.

Maka benar yang dituliskan kang Dewa Eka Prayoga tentang tuntutan menuliskan resolusi. Dan tuntunan coach FR dalam menentukan visi. Serta tuntunan STIFIn dalam memilih profesi. Selayaknya ia tak hanya fokus pada pendapatan diri tapi juga kebermanfaatan bagi yang lain. Ini yang dikenal sebagai Sukses Mulia ala kek Jamil Azzaini.

Jadi, yuk teman-teman. Mulailah membuat visi diri yang dari visi inilah kita bermula, menyebar ke visi usaha, visi keluarga dan seterusnya hingga visi terluas. Pegang teguh value yang ingin kita sebarkan. Kemudian buatlah resolusi yang menjadi awal perjalanan pencapaian visi kita.

image

*****
Saya, Esa Puspita, Fe
adalah Team Builder Terbaik di Indonesia tahun 2040.

Mendirikan perusahaan team building yang memegang teguh nilai keberanian, kerja keras dan curiousity.
Memiliki omzet 1.000 dinar per bulan, dengan total 10 cabang di seluruh Indonesia.

Saya adalah team builder yang hasil karyanya dijadikan acuan pembentukan tim dalam perusahaan maupun organisasi.

Mendirikan yayasan dan sekolah pendidikan yang memegang teguh nilai-nilai keislaman.

2016 ini menjadi titik awal saya memulai mimpi yang lebih tinggi. Bismillahirrahmanirrahim.

Semoga kita semua diberikan kemampuan untuk bermimpi dan berikhtiar mencapainya.

Dan dalam pencapaian bintang terang itu, dimulai dengan resolusi 2016 diantaranya:
– Menjadikan Aim Desain sebagai perusahaan autopilot sehingga menjadi salah satu usaha pijakan saya dan suami serta anak dan keluarga
– Menjadikan PeDeCafe sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. Khususnya di Bronis
– Menjadikan Ganesha Public Speaking sebagai salah satu pilar pijakan Personal Development sekaligus membawanya menjadi perusahaan Public Speaking nomor 1 di Indonesia tahun 2017 yang dimulai dari tim yang solid.

Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, la hawla wa la quwwata illa billah.

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

One thought on “Evaluasi: Visi dan Resolusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *