Daftar bpjs kesehatan – pageinsurancelive.com

Ingin Daftar BPJS Kesehatan? Begini Prosesnya

Bicara soal jaminan kesehatan di Indonesia, tentu tak lepas dari BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. Ya, program layanan kesehatan yang hadir sejak tahun 2014 ini memang sengaja diluncurkan pemerintah untuk membawa angin segar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Meskipun mungkin dalam perjalanannya program ini masih terbilang rumit dan banyak kekurangan, pemerintah beserta semua pihak yang terkait terus berusaha memperbaiki sistem yang ada agar nantinya masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan yang mudah dan tidak merepotkan.

Jika Anda ingin daftar BPJS Kesehatan, Anda pun tidak perlu bingung karena proses pendaftaran layanan ini sangatlah mudah. Apabila tidak ingin antre di kantor BPJS Kesehatan, Anda juga bisa melakukan pendaftaran melalui care center BPJS Kesehatan di nomor 1500-1400, aplikasi JKN, secara online melalui website resmi BPJS Kesehatan, atau beberapa situs penyedia layanan pendaftaran BPJS yang sudah bekerjasama. Untuk lebih jelasnya, silakan melihat informasi pendaftaran BPJS Kesehatan di Traveloka. Setelah tahu cara daftar BPJS, silakan perhatikan syarat-syarat pendaftaran BPJS Kesehatan di bawah ini.

Syarat Pendaftaran BPJS Kesehatan

Daftar bpjs kesehatan – pageinsurancelive.com
Daftar bpjs kesehatan – pageinsurancelive.com

Sebelum mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda tentu perlu mengetahui syarat dan ketentuan apa saja yang diperlukan untuk bisa mendaftar.  Berikut adalah beberapa persyaratan pendaftaran BPJS Kesehatan sebagaimana dilansir melalui situs resmi BPJS Kesehatan.

  1. Peserta layanan BPJS Kesehatan harus memiliki usia yang cukup secara hukum untuk melaksanakan kewajiban yang sifatnya mengikat,
  2. Peserta harus mengisi formulir dengan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,
  3. Peserta layanan BPJS Kesehatan wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarganya menjadi peserta program BPJS Kesehatan,
  4. Peserta yang sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan wajib membayar iuran rutin sesuai dengan kelas yang dipilih paling lambat tanggal 10 setiap bulannya,
  5. Apabila terdapat perubahan status data peserta atau keluarga, peserta BPJS Kesehatan wajib melaporkan perubahan tersebut ke pihak BPJS Kesehatan.
    Adapun perubahan yang dimaksud seperti misalnya perubahan Faskes (Fasilitas Kesehatan), susunan keluarga, serta penambahan atau pengurangan anggota keluarga.
  6. Peserta BPJS Kesehatan wajib memastikan identitas kepersertaannya terjaga dari kerusakan, kehilangan, ataupun penyalahgunaan dari pihak yang tidak berwenang
  7. Peserta menyatakan kesediaannya untuk melapor ke pihak BPJS Kesehatan apabila terjadi kehilangan atau kerusakan pada identitas peserta yang diberikan oleh BPJS Kesehatan
  8. Peserta menyatakan setuju untuk membayar iuran perdana paling cepat 14 hari dan selambat-lambatnya 30 hari setelah peserta menerima nomor virtual account.
    Pembayaran ini wajib dilakukan agar peserta mendapat hak dan manfaat atas program layanan kesehatan yang dipilihnya
  9. Proses pendaftaran harus diulang apabila pembayaran iuran perdana tidak dilakukan sampai batas waktu yang ditentukan atau terdapat perubahan data yang terjadi setelah 14 hari sejak nomor virtual account diterima dan peserta belum membayar iuran perdananya
  10. Peserta menyatakan setuju untuk menyetak e-ID sebagai bukti identitas kepesertaannya
  11. Menyiapkan dokumen-dokumen pendukung untuk pendaftaran yang meliputi
    KTP (Kartu Tanda Penduduk)
    KK (Kartu keluarga)
    Buku tabungan (BRI, BNI, atau Mandiri), serta
    Pass foto berwarna ukuran 3 x 4.

Cara Daftar BPJS Kesehatan yang Praktis dan Mudah

Daftar bpjs kesehatan – betanews.com

Setelah mengetahui syarat dan ketentuan yang diperlukan, kini saatnya Anda lanjut ke proses pendaftaran BPJS Kesehatan. Bagi Anda yang tidak punya waktu atau malas ke kantor BPJS Kesehatan, Anda kini bisa melakukan pendaftaran online malalui situs resmi BPJS. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Masuk ke website pendaftaran BPJS Kesehatan
  2. Baca beberapa pernyataan penting beserta syarat dan ketentuan pendaftaran yang terdapat pada halaman utama dengan seksama. Jika sudah, cetak kotak yang menyatakan bahwa Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan tersebut, lalu klik “Pendaftaran” untuk lanjut ke proses berikutnya
  3. Pada halaman berikutnya, Anda akan diminta untuk mengisi DIP atau Data Isian Peserta. Data utama yang wajib Anda isikan adalah jenis kepesertaan (pekerja bukan penerima upah atau bukan pekerja) dan nomor kartu keluarga
  4. Setelah mengisi nomor kartu keluarga, sistem akan otomatis menampilkan semua anggota keluarga yang tercantum dalam KK dan memilihnya sebagai peserta
  5. Selanjutnya, lengkapi data kontak yang diperlukan seperti nomor handphone, NPWP, serta kelurahan asal. Jika alamat yang digunakan sesuai dengan alamat KTP, centang kotak pada inputan alamat
  6. Kemudian, pilih Faskes tingkat 1 yang mudah dijangkau dari tempat tinggal Anda. Faskes 1 ini merupakan pemberi rujukan pertama apabila Anda butuh berobat ke rumah sakit
  7. Unggah foto diri dan lanjutkan mengisi data peserta lainnya seperti kelas perawatan yang dipilih, nomor rekening bank beserta nama pemilik, alamat email, serta nomor handphone.
  8. Setelah proses pengisian selesai dan data sudah tersimpan, Anda nantinya akan menerima email konfirmasi pendaftaran di email yang Anda masukkan dalam formulir. Pada email tersebut, Anda akan mendapatkan URL aktivasi dan nomor virtual account.
  9. Gunakan nomor VA untuk melakukan pembayaran iuran perdana. Setelah pembayaran lunas, Anda nantinya akan memperoleh e-ID yang dapat Anda unduh dan cetak sebagai kartu anggota BPJS Kesehatan.
  10. Demi keamanan, sebaiknya tukarkan e-ID sementara yang Anda cetak sendiri dengan kartu peserta permanen di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat.
    Persyaratan untuk mengambil kartu tersebut adalah membawa
    – 1 lembar fotocopy KTP dan KK,
    – 1 lembar akta kelahiran bagi peserta yang belum memiliki KTP,
    – 1 lempar pass foto ukutan 3 x 4,
    – Virtual account atau e-ID yang sudah dicetak, serta
    – Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari bank.

Itulah beberapa persyaratan dan langkah-langkah untuk daftar BPJS Kesehatan. Cukup mudah, bukan? Semoga bermanfaat!

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *