Izin Sejenak

Sore di tengah hiruk pikuk keseharian, engkau mengizinkanku merebahkan diri di pelukanmu. 

Aku tahu engkau lelah

Tapi isi hatiku harus tercurah 

Meski sempat takut engkau akan mengelak

Namun aku tetap memberanikan diri untuk berucap

Lega setelah kau tutup pertanyaanku dengan kalimat sederhana “buat apa marah?”

Dan jawaban “ya” kala aku mengajukan izin untuk rehat sejenak.

Mencoba mengambil jarak atas rutinitas harian yang tak bisa ditebak beberapa waktu ke belakang. 

Bukan soal aku saja, tapi memang untuk kita dan anak-anak. 

Ya, menjaga emosi bagi seorang istri dan ibu adalah sebuah hal kecil yang dapat berdampak besar. 

Bukan melarikan diri. Hanya waktu sejenak untuk kembali menyegarkan pikiran dan hati. 

Terima kasih sudah bersedia membersamaiku untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Terima kasih atas cinta dan kesabaran yang engkau miliki.

Mengingatkanku untuk bersyukur kembali. Bahwa Ia tetap membersamai kita dalam ikatan ini. 

Barakallah fik, jawzy..

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *