Jadilah Kupu-kupu Cantik

Yang ingin jadi kupu-kupu cantik..

Bermula dari telur yang serba tertutup dari dunia luar, kenali dulu diri kita. Apa yang membuat bahagia, apa yang membuat ga nyaman, apa yang membuat kita tumbuh, apa yang membuat pertumbuhan kita terhambat.

Supaya apa? supaya kita bisa “menetas”.

Telur memang nampak seolah tak berdaya, tapi telur ini adalah cikal bakal perjalanan selanjutnya.

Setelah menetas, setelah selesai dengan diri sendiri kita ga akan langsung cantik. Ada tantangan baru: menjadi ulat.

Ada yang pernah lihat ulat? Bagaimana rupa dan bentuknya? Apa yang temen2 rasakan saat melihat ulat?

Lucu? Cantik? Indah?
Bagi pecinta ulat, mungkin iya. Tapi bagi orang umum? Mereka “menjijikkan”

Meski demikian, ulat justru menjadi salah satu yang secara tersirat disebutkan dalam alquran. Familiar dong dengan surah al Fiil.. Coba cek ayat terakhirnya.

Sesuatu yang disebutkan dalam alquran pertanda dia begitu spesial.

Jadi jika teman-teman sedang ada di fase “ulat” dan merasa seolah lingkungan menyepelekan, merespon tidak baik, merendahkan, tekanan berat, dll. Ingatlah, mungkin saat ini kita sedang berada di fase ulat.

Kita perlu bersiap untuk menjadi kepompong. Yang diam. Siap tumbuh menjadi kupu-kupu.

Tak perlu membalas keburukan mereka yang merendahkan.

Biarkan mereka menikmati indahnya metamorfosa kita setelah jadi kupu-kupu. Biarkan mereka menikmati berbagai bunga tumbuh akibat bantuan penyerbukan yang kita lakukan usai menjadi kupu-kupu

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and STIFIn Trainer
Follow instagram @esapuspitaFacebooktwitterpinteresttumblrinstagram

2 pemikiran pada “Jadilah Kupu-kupu Cantik

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: