MENIKAH dan BERTUMBUH

MENIKAH dan BERTUMBUH

Saat sepasang lelaki perempuan dipersatukan dalam pernikahan, maka sejatinya keduanya mulai berkomitmen untuk tumbuh bersama (tumbuh itu ke atas, bukan ke samping #eh)

Semakin interaksi keduanya terbangun, saat mereka menjadi pakaian bagi pasangannya, keduanya saling memengaruhi. Pastikan ia saling mempengaruhi dalam kebaikan.

Pastikan “pakaian” yang dikenakan tersebut dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi. Sehingga suami istri perlu belajar bagaimana menjadi teman jalan, temam ngobrol, partner di berbagai bidang meski tak menguasai sedetil pasangannya. “Ga lemot” saat diajak ngobrol. Dan ini perlu proses.

Menikah, Misi Visi dan Tumbuh Bersama

Semakin bertambah usia pernikahan, bertambah amanah baik berupa jabatan, anak, pekerjaan, dll, semakin banyak hal yang mesti diilmui oleh pasangan suami istri. Maka belajarlah terus. Berhenti belajar, maka kita akan tertinggal.

Seyogyanya menikah itu adalah ajang bersama untuk tumbuh. Saling menasihati dalam kebaikan dan takwa, saling mengingatkan kala alpa.

Seperti matahari yang menjadi arah gerak pertumbuhan tanaman, visi atau misi bersama adalah “patok gerak” kita tumbuh kemana. Maka pastikan kita memiliki visi misi keluarga yang tegak.

Sehingga istri bukan menghancurkan mimpinya, tapi menunda, menyesuaikan dan memiliki patokan kapan serta bagaimana mencapainya. Suami pun dapat menggapai impian tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai pemimpin. Sehingga ia memenuhi nafkah keluarga tanpa menghapus impiannya.

Siap Berlelah dalam Proses

Meskipun dalam prosesnya tentu tidak semua serta merta jadi mudah. Tapi setidaknya, visi misi akan membuat pertumbuhan diri dan keluarga lebih terarah.

Dalam proses tumbuh, akan ada banyak aral rintang. Saat pernikahan dan kemampuan masih berupa benih yang baru memunculkan tunas, kita mesti menjaga agar aman dari patukan ayam atau yang akan mencerabut dan merusak tunas.

Saat mulai tumbuh batang yang lebih kuat dari sebelumnya, kita perlu menjaganya dari hama dan tumbuhan parasit. Setelah kokoh tumbuhnya, ia tak lantas bisa begitu saja aman dari berbagai gangguan. Akan tetap ada tumbuhan gulma di sekitarnya, maka perlu terus dibersihkan. Disinilah pentingnya tazkiyatun nafs sepanjang waktu.

Akan ada pula angin yang menerpa, badai atau topan yang melanda. Alih-alih menumbangkan, mereka justru semakin menguatkan dan menyuburkan tanaman yang kokoh berdiri.

Maka.. Berjuanglah tanpa henti untuk terus berikhtiar menjaga amanah Allah berupa pasangan, anak keturunan dsb. Disana ada surga dan pahala besar yang Allah siapkan.

Allah SWT berfirman:

مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗ وَا لَّذِيْنَ مَعَهٗۤ اَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرٰٮهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَا نًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗ ذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰٮةِ ۖ وَمَثَلُهُمْ فِى الْاِنْجِيْلِ ۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْئَـهٗ فَاٰزَرَهٗ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَـغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا
“Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya, tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
(QS. Al-Fath 48: Ayat 29)

* Via Al-Qur’an Indonesia http://quran-id.com

Wallahu a’lam..

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and STIFIn Trainer
Follow instagram @esapuspitaFacebooktwitterpinteresttumblrinstagram

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: