Mereka

*Dipindah dari status FB pribadi saya tanggal 19 Juni 2016*

Cinta Orang Tua

Mereka..
Kedua orang tuamu yang terkadang malu-malu mengucap cinta
Mendatangi rumahmu mengatakan rindu pada anakmu padahal sejujurnya mereka rindu padamu

Mereka yang meski tak kau sambut bak tamu, akan tetapi lebih canggung daripada temanmu yang bertamu

Mereka yang selalu menyematkan namamu di sela doa-doa mereka

Yang meski tak kau cukupi kebutuhannya dan bahkan mungkin mereka sendiri kekurangan, tapi selalu ada rasa ingin memberi dan malu untuk sekadar meminta

Mereka yang tetap mengkhawatirkanmu ketika tau kamu jatuh sakit

Mereka yang tumbuh dalam asuhan jaman dulu, tak terlalu mengenal ucapan cinta secara verbal tapi menganut paham buktikan cinta. Sehingga engkau mungkin takkan pernah mendapatkan ucapan cinta dari mereka, tapi akan kau dapati banyak tindakan mereka yang merupakan ekspresi cinta. Hanya saja sering tak terbaca.

Mereka orang tuamu
Yang menjadi perantara kehidupanmu
Yang menjadi sebab bertambahnya pahalamu
Tapi bisa menjadi sebab kerugianmu

Mereka yang seringkali dianggap abai, padahal jauh di lubuk hatinya ada semburat sesal karena merasa tak mampu bahagiakan anak-anaknya, tak mampu cukupi kebutuhannya. Sehingga ianya tanpa kita pernah coba berterima kasih, berkendara seharian demi pekerjaan tak seberapa, bahkan tak dibayar barang satu rupiah.
Hanya saja kadang anak tak sabar, pulang tanpa membawa apa-apa lantas terjebak pada prasangka bahwa ia zhalim pada kita.

Duhai diriku yang menyebut dirinya sebagai anak, apakah yang sudah dilakukan untuk berterima kasih pada mereka?

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *