Asyik Buat Cat Lukis Sendiri

Tanggal 16 Juni lalu, Alhamdulillah –puji hanya untuk Allah- kami berkesempatan menghadiri Playdate Sabumi. Sabumi sendiri adalah sebuah komunitas Homeschooling (HS). Kami belum menerapkan HS secara penuh akan tetapi tetap tertarik dengan kegiatan semacam ini.

Di acara playdate ini ada berbagai rangkaian acara. Acara dimulai dengan saling berkenalan setelah playdate dibuka. Kemudian “workshop” membuat cat warna sendiri. Danisy cukup tertarik membuat cat warna sendiri ini. Meski hasil awalnya tidak terlalu bagus. Hehe.. Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Catatan Sapih Azam

Beberapa hari kemarin mendengarkan ceramah ustadz Yusuf Mansur (UYM) yang salah satu bahasannya adalah Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Bahasan mengenai tahapan ini berlaku untuk hampir semua ikhtiar.

Setelah diingat-ingat, dulu pernah dinasihati juga tentang urutan Doa-Ikhtiar-Tawakal. Allah dulu, ikhtiar, Allah lagi dan begitu selanjutnya Allah terus. Tahapan yang kemudian sering saya lupakan. Astagfirullah.

breastfeed weaning Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Cut And Stick ala Danisy

Kreasi cut-and-stick merupakan kreasi yang melatih motorik sekaligus sensorik anak. Melatih kemampuan indra dan ketelitian serta fokus.

Kegiatan ini “tak sengaja” disodorkan ketika menemukan sebuah sumber gambar memperlihatkan kreasi kertas. Beberapa mengenal kertas tersebut sebagai kertas origami.

Cut and Stick ala Danisy

Saya sodorkan beberapa gambar pada sulung kami Danisy, “Aa mau bikin ini?” iya katanya semangat sambil memilih gambar gajah. Usai sahur Danisy bersiap mengambil beberapa lembar kertas polos yang tersedia di lemari buku. Karena tidak punya kertas berwarna/kertas origami Danisy berinisiatif untuk menyiapkan crayon, kertasnya diwarnai menggunakan crayon. Sementara lingkaran dibuat dengan menggunakan jangka. Oke, kita langsung tulis langkah-langkahnya saja ya. Langkah ini yang kami gunakan. Dapat dimodifikasi sesuai kondisi dan kebutuhan.

  1. Siapkan perlengkapannya:
    1. Jangka,
    2. kertas,
    3. gunting,
    4. double tape,
    5. Crayon
  2. Buat lingkaran menggunakan jangka dengan berbagai ukuran. Ukuran lingkaran dikira-kira perbandingannya sesuai gambar contoh. Di sini anak belajar menggunakan jangka, melatih motorik sekaligus fokus.
  3. Setelah jadi, tulisi pada setiap lingkaran mana bagian untuk kaki, badan, telinga, belalai dan kepala. Sementara untuk ekor diambil dari sisa potongan.
  4. Biarkan anak menggunting setiap potongan yang diberi tanda. Biarkan saja jika anak menggunting lingkarannya tidak rapi sesuai bentuk.
  5. Untuk bagian setengah lingkaran Danisy lebih memilih memotong langsung setengah lingkaran baru mewarnainya. Biarkan anak menggunting sesuka hati saja, Bu 😀
  6. Setelah lingkarannya dipotong, warnai dengan menggunakan Crayon. Anak belajar mewarnai lingkaran dengan berbagai ukuran termasuk ukuran paling kecil (bagian kaki berukuran setengah lingkaran).
  7. Setelah selesai diwarnai, pasangi double tape di sisi-sisi yang akan ditempel. Di sini anak belajar menggunting, memasang double tape dan melepas double tape agar dapat ditempel.
    1. Untuk bagian badan pasangi di 4 titik atau di tengah-tengah, ditempel di kertas alas.
    2. Pasang kepala di atas badan, double tape dipasang di 1 sisi saja sudah cukup yang menempel di badan gajah. Jika dirasa perlu, bisa dipasangi di 4 sisi juga.
    3. Pasang double tape pada bagian kaki, telinga dan belalai sama seperti bagian lainnya. Pasang sesuai urutan atau sesuai keinginan anak.
    4. Untuk bagian mata, Danisy memilih menggambarnya dengan Crayon.

Satu kegiatan cut-and-stick ini dapat membantu anak belajar lebih dari satu hal. Mulai dari mencocokkan gambar dengan hasil potongan, mengenal bentuk dan warna, menempel, memotong, mewarnai, fokus, ketelitian, dan menambah daya imajinasi anak.

Yuk coba Bun ^_^

 

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Wall Art Gallery

Pagi ini seperti baru melihat, rasanya takjub melihat salah satu sudut dinding rumah. Sudut rumah itu nampak tak biasa bagi saya pagi ini.

Ya, sudut rumah di bagian dinding dekat pintu kamar memang disediakan untuk menempel semua hasil karya anak sulung kami, Danisy (4 tahun 7 bulan). Suami “memberikan” bagian tembok itu untuk ditempeli apapun dan digambari apapun. Sedangkan bagian sudut sebelahnya adalah area suami, jadi anak-anak harus izin jika mau menempel atau melakukan sesuatu pada sudut abinya. Kecuali bagi Azam, dia belum sepenuhnya mengerti mengenai itu 😀

Danisy Art Gallery Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Mitos Me Time

Teman-teman mungkin sudah sering mendengar istilah Me Time ini ya? Entah cuma sekadar “baru mendengar”, “baru tahu” bahkan ada yang sudah sangat tahu. Apapun itu, kita kali ini, eh saya kali ini akan bercerita tentang Me Time.

Kenapa judulnya mitos Me Time? Ya, bisa jadi Me Time ini sekadar mitos, yang mau dijalani atau tidak itu tergantung anda. Bener ga ya pengertian mitos ala saya? Hehe..

timeme

Ya, yang pasti tak sedikit orang juga yang menyangsikan mengenai Me Time ini di saat banyak (terutama ibu-ibu muda kekinian) yang menganggap Me Time itu WAJIB hukumnya. Oke mari kita tengok sejenak mengenai Me Time ini. Apakah benar se-wajib itu atau sekadar sunnah atau mubah atau malah makruh? 😀 Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Aqil dan Gajah

Kisah ini pernah saya dengar entah sejak kapan. Hari ini saya diingatkan kembali melalui free ebook dari MuslimKecil.com yang berjudul sama, Aqil dan Gajah.

Kisah ini bercerita tentang seorang pemuda dari Andalusia bernama Yahya bin Yahya. Lalu apa hubungannya dengan Aqil apalagi gajah? Berikut kisahnya.

gajah Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.

Mulai Menulis

Mulai menulis lagi setelah beberapa kali agak tercerai berai jadwal harian berikut ide tulisannya itu berat karena ini seperti memulai lagi dari awal. Dan mempertahankan konsistensi menulis itu butuh usaha yang juga tidak mudah. Salut pada teman-teman yang selalu konsisten menulis dengan segala manfaat yang keren bagi pembacanya.

menulis Read More

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.