Persepsi Mata

Siang ini muncul postingan tentang sebuah gambar di timeline facebook. Gambar yang bagi saya kemudian menggambarkan tentang makna sebuah persepsi.

Apa yang teman-teman lihat dari gambar di atas? Yang pertama kali saya lihat adalah wajah seorang laki-laki dengan ekspresi datar dan cenderung seram. Apalagi bagian mata dan mulut 😀

Tapi apa yang terjadi? Setelah baca komentar-komentar yang masuk, ternyata ada jawaban bahwa disana terdapat gambar seorang perempuan yang tengah tersenyum. Bisa terlihat kah?

Jika belum terlihat, coba tutup mata sedikit secara perlahan lalu buka kembali, bisa juga dengan memicingkan mata. Cara lainnya dengan pelan-pelan gerakkan layar ke atas atau ke bawah. Akan nampak wajah perempuan tersenyum itu.

Sudah bisa melihatnya?

Dari satu gambar ini kita bisa belajar bahwa kadang mata awam kita tidak mampu menangkap “gambaran” lain dari sebuah objek, termasuk dalam kehidupan kita secara luas.

Dalam setiap takdir -seburuk apapun- akan selalu ada hikmah tersembunyi. Tapi seringkali kita kesulitan membaca “senyum di balik seram”. Mata tidak menyadari sampai seseorang membantu menyibak rahasianya. Atau sampai kita dipertemukan oleh Allah dengan hikmah di baliknya, beberapa saat kemudian.

Semakin sering kita menemui gambar serupa, semakin mudah kita sadar “pasti ada ‘gambar’ lain di balik gambar ini”. Selalu dibuat seperti itu polanya.

Jadi mulai saat ini, ayok kita belajar dari persepsi mata agar lebih jeli dalam menilai. Sesekali kita butuh menutup mata agar hati dapat berbicara, sisi lain diri kita yang melihat lebih dalam dan kadang perlu mengubah posisi pandangan entah dengan menggeser maupun membalikkannya. View with the other angle.

Ayo kita terus belajar ^_^

Salam hangat, Esa Puspita
Family Development Enthusiast
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *