Strawberry Doa – Refleksi Pembelajaran Doa dari Anak

Strawberry Doa – Ahad 3 September 2017

🍰

Siang tadi saat ditanya mau beli buah apa, #MDanisyFI minta beli strawberry.

Hmm. Ummi jujur aja to the point, “di tukang buah keliling biasanya ga ada strawberry. Jus strawberry aja mau?”

“Aa maunya strawberry, bukan jus strawberry. Es jeruk aja Mi”

Permintaan kemudian beralih jadi es jeruk. Alhamdulillah.

Selang berapa lama, om Udi dan istrinya pulang. Dari kamar terdengar “Aa, Mas mau strawberry? Ini ateu bawa”

Masyaallah. Baru ingat kalau om Udi dan ateu Feli abis dari Ciwidey.

Ummi yang sedang ada di kamar menemani #HasnaAA beranjak keluar.

“Aa tadi berdoa minta strawberry?” tanya ummi pada Danisy yang masih terbaring.

Dengan mata tertutup tangan (mungkin masih pusing krn demam kemarin dan batuk pileknya), ia mengangguk.

“Masyaallah. Hebat ya cara Allah mengabulkan doa. Bisa lewat siapa aja dan kapan aja Allah mau”

—–

Hari ini kami belajar lagi tentang doa.

Tentang meminta dan tak putus asa pada Sang Maha Mendengar.

Saat ingin sesuatu, berdoalah. Allah pasti mengabulkannya. Dengan cara yang tak harus selalu dapat kita duga.

Meski kadang butuh jeda waktu untuk terkabulnya doa itu. 

Sebab ikhtiar adalah ibadah. Dan pengabulan doa adalah murni hak Allah.

Tapi Ia tak pernah ingkar. Barangsiapa berdoa, pasti dikabul.

Tinggal seberapa yakin kita akan hal tsb. Dan seberapa peka kita mengenali Allah al-Lathif, Yang MahaLembut. Hingga saat doa itu terkabul, kita sadar “ini doaku dulu. Ia mengabulkannya”

Selamat menikmati doa. Selamat belajar mengenal Allah Sang MahaLembut 😍😘

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *