Tadhorru’

​Satu hari Rasulullah saw bersabda: “Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia memberinya cobaan agar Allah mendengar tadhorru’-nya.” HR Baihaqi

Apa itu tadhorru’? Ialah rintihan seorang hamba saat memohon bantuan Allah swt. 

Cobaan dan musibah merupakan tanda cinta Allah pada hamba-Nya. 
Terkadang ia hadir sebagai hukuman atas dosa dan kelalaian. 

Ada kala ia hadir sebagai ujian keimanan. 

Apapun alasannya, ikhlaslah. Agar Ia mencintai kita. 

Sebab ujian terberat adalah ujian bagi para nabi. Sedang manusia diuji sesuai dengan tingkat kesetiaannya pada agama. 

Sebab setiap orang pasti akan mengalami ujian meskipun ia hidup di muka bumi tanpa dosa. 

Apalah lagi kita yang bertumpuk dosa.. 😇

=====

Seorang sahabat pernah bertanya pada Nabi saw, “wahai Rasulullah, siapakah manusia yang menghadapi ujian paling berat?”

Maka Rasulullah saw menjawab, “Para Nabi, kemudian orang-orang yang seperti mereka. Manusia diuji sesuai dengan tingkat kesetiaannya pada agama yang dipeluknya. Orang yang agamanya kuat, akan mengalami ujian yang semakin berat pula. Sedangkan orang yang agamanya lemah, akan mengalami ujian yang lebih ringan. Setiap orang akan mengalami ujian meskipun ia hidup di muka bumi tanpa dosa.” (HR Ibnu Hibban) 

Dalam riwayat lain:

(Orang yang paling keras ujiannya adalah) para nabi, kemudian yang semisalnya dan yang semisalnya. Seseorang diuji sesuai dengan kadar agamanya, jika agamanya kuat maka semakin keras ujiannya, jika lemah dalam agamanya maka diuji sesuai dengan kadar agamanya. Maka seorang hamba senantiasa diuji oleh Allah sehingga dia dibiarkan berjalan di atas permukaan bumi tanpa memiliki dosa.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah)

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *