Evaluasi: Saling Terkoneksi

Pada dasarnya semua urat syaraf di tubuh kita saling bersambung. Ketika ada bagian tubuh keseleo, bisa jadi tempat sakitnya hanya representasi “akhir” dari kumpulan urat lain yang juga bermasalah.

Itu setidaknya pelajaran yang saya ambil pagi ini saat tukang urut datang. Saya sebagai penderita hanya memberitahukan kepada emak tukang pijat titik sakit yang saya rasakan sekaligus ngobrol tentang awal mula sampe bisa separah ini padahal hanya 1 hari saja dan saya yakin ga kepeleset sedikit pun.

Tapi sebagai orang yang lebih mengerti dan berpengalaman, ibu tukang urut menjelaskan bahwa mungkin ada bagian lain yang terkena dan sebenarnya keseleo hanya saja saya baru sadar setelah beberapa waktu (saat rasa sakit itu datang). Saya? Masih dengan sok-tau meyakinkan si ibu bahwa saya ga kepeleset.

Oke, setelah diurut.. wooww.. selain sakit, omongan si ibu terbukti. Saat diurut di bagian yang sakit memang sakit banget tapi belum ada kemajuan. Jalan masih tertatih, bangkit dari satu posisi aja masih meringis kesakitan.

Akhirnya si ibu mengurut bagian-bagian yang menurut beliau sangat berkoneksi. Saya baru sadar, ternyata bagian-bagian yang sebelumnya ga berasa apa-apa itu baru kerasa “sambungan sakit”nya. Setelah selesai diurut di semua “bagian lain”, alhamdulillah sudah bisa jalan lagi. Meski masih tersisa sakitnya, tapi ga separah kemarin dan tadi pagi.

Alhamdulillah. Nikmat Allah itu memang sering lalai kita syukuri. Semua bagian tubuh bekerja dengan baik tanpa kita minta padaNya. Baru ketika sakit melanda kita sadar dengan keberadaan bagian-bagian kecil yang tak terperhatikan itu. Banyak hal yang alfa kita syukuri. Termasuk perhatian seorang ayah dan kasih sayang seorang ibu yang pasti semestinya tidak perlu kita ragukan.

Oke, sebelum saya makin ngalor ngidul, kembali ke tujuan tulisan ini. Dari kejadian ini saya belajar bahwa,
Ada banyak hal kecil yang tidak kita perhatikan sehingga abai saat evaluasi sesuatu. Kita fokus ke kesalahan yang terjadi tanpa mencoba ngecek, mungkin kesalahan terjadi di alur lain yang berkaitan dengan ujung kesalahan tersebut. Istilahnya, kesalahan di hilir bisa jadi hanya “ujung” dari kesalahan di hulu atau di perjalanan hulu ke hilir.

Maka sebagai pribadi maupun usaha, ketika sedang melakukan evaluasi diri dan evaluasi bisnis, belajarlah untuk lebih peka dan memperluas penglihatan. Dengan demikian kita mampu mengevaluasi secara menyeluruh dan insyaallah jauh lebih baik lagi.

Jika kemudian kita merasa masalah tak kunjung reda, mintalah bantuan pihak luar karena biasanya mereka lebih mampu melihat secara objektif tentang permasalahan kita sehingga solusinya bisa jadi sangat sederhana. Tentu tetap ingat untuk meminta bantuan sang Maha yang Ilmunya Melingkupi Segala Sesuatu 🙂

image
Little Miss Trouble = Masalah Kecil yang Terlewat 😀 *maksa

Bandung, akhir Desember usai meringis akibat diurut 😀
So, ketika baru terasa sakit jangan tunggu parah..

Esa Puspita
A Lovely Team Builder

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.