Teori 20:80

Teman-teman yang berteman dengan akun facebook saya mungkin pernah membaca mengenai teori 20:80. Entah itu hubungannya dengan konsep STIFIn maupun Pola Pertolongan Allah.

Atau teman-teman yang satu grup di beberapa tema personal development maupun STIFIn juga familiar ya dengan tulisan “sekilas” saya tentang teori 20:80. Teori lama sebetulnya. Hanya berbeda kemasan dan pendekatannya saja.

Dalam konsep STIFIn, teori 20:80 lebih fokus pada pemahaman bahwa seseorang (yang disebut fenotip, ingat kembali pelajaran biologi :D) adalah hasil perpaduan genotip + lingkungan. Dimana 20% gen dilengkapi dengan 80% pengaruh lingkungan.

Dalam dunia biologi, pengertian fenotip adalah sifat yang tampak pada suatu individu (secara umum), dapat diamati oleh indera (entah itu dilihat mata, disentuh, dsb). Fenotip sendiri merupakan perpaduan (atau interaksi) antara gen dan lingkungan.

Berikut saya kutip pengertian fenotip dari wikipedia:

Fenotipe adalah suatu karakteristik (baik struktural, biokimiawi, fisiologis, dan perilaku) yang dapat diamati dari suatu organisme yang diatur oleh genotipe dan lingkungan serta interaksi keduanya. Pengertian fenotipe mencakup berbagai tingkat dalam ekspresi gen dari suatu organisme.

Sedangkan genotip menurut wikipedia memiliki definisi:

Genotipe (harafiah berarti “tipe gen”) adalah istilah yang dipakai untuk menyatakan keadaan genetik dari suatu individu atau sekumpulan individu populasi. Genotipe dapat merujuk pada keadaan genetik suatu lokus maupun keseluruhan bahan genetik yang dibawa oleh kromosom (genom).

Dari pengertian di atas, kita bisa memahami bahwa meski hanya 20%, genotip tetaplah sesuatu yang sifatnya tetap dan menjadi penentu sifat dasar suatu organisme (makhluk hidup). Sehingga wajar saja meski mendapatkan lingkungan yang mungkin tidak mendukungnya, namun sifat dasar (yang dalam konsep STIFIn dikenal dengan Mesin Kecerdasan dan Personality Genetic) itu akan tetap keluar di saat-saat tertentu terutama situasi genting maupun situasi penting dan strategis.

Maka dengan memperkenalkan teori 20:80 pada konsep STIFIn, kita belajar mengenai mengoptimalkan genetik dan memaksimalkan lingkungan. Agar setiap pribadi dapat tumbuh mendekati posisi 100%. Nyaman, efektif dan mengasyikkan.

Lalu bagaimana dengan teori 20:80 dalam konsep Pola Pertolongan Allah (PPA)? Sedikit berbeda pendekatan, PPA memperkenalkan teori ini sebagai teori ikhtiar dan sunnatullah.

Diibaratkan ketika kita memegang pensil lalu menjatuhkannya, maka setiap kita sudah bisa menerka bahwa pensil tersebut pasti akan jatuh ke bawah. Setuju?

Apakah kita cenayang yang bisa memprediksi masa depan? Tentu saja bukan. Beberapa diantara kita mungkin akan menjawab “yah, teh Esa.. yang kayak begitu mah semua orang juga tau. Anak kecil aja pasti tahu.”

Tahukah anda? Teori sederhana ini ternyata memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar “pensil jatuh”. Lebih dari itu kita belajar memahami tentang sunnatullah.

Setiap kita pasti paham bahwa pensil jatuh akibat adanya gaya gravitasi. Tapi pensil pun tak akan jatuh jika kita tidak melepaskannya dari tangan yang menggenggam.

Demikian permisalan ikhtiar dan sunnatullah. Kepastian jatuhnya pensil adalah sunnatullah karena adanya gaya gravitasi. Wajar jika nilainya kita beri angka 80% pasti jatuh. Dan melepaskan pensil adalah ikhtiar untuk membuat pensil itu jatuh dengan angka 20%. 

Maka sejatinya, rejeki dan seluruh kehidupan kita berjalan di atas sunnatullah. Tapi ikhtiar tetap Allah perintahkan sebagai sebuah upaya mendapatkan optimalisasi rejeki berbekal tauhid, atas pemahaman kita pada salah satu ilmuNya yakni sunnatullah.

Dan dari 2 pengertian teori 20:80 di atas, kita mendapat satu kesimpulan yang setara: ikhtiar iman maksimal.

Ikhtiar kita dalam rangka taat pada Allah guna mengikuti sunnatullah. Dan penggemblengan diri secara optimal sebagai ekspresi rasa syukur atas potensi terbaik yang diberikanNya.

Selamat menikmati perjalanan mengenal diri, menggembleng potensi dan focus on Allah.

Salam hangat dari Bandung.

Salam hangat, Esa Puspita
Great Family Activator
Licensed STIFIn Promotor and Certified Trainer STIFIn
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru.Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *