Tips Membangun Kebiasaan ODOJ untuk Ibu Rumah Tangga

Beberapa waktu ke belakang, kita mendapat kabar gembira dengan hadirnya komunitas One Day One Juz atau sering disingkat ODOJ. Kehadiran komunitas ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ibarat angin segar, menandakan bahwa semangat mengaji masih cukup besar di masyarakat negeri kita tercinta.

Alhamdulillah antusiasmenya menyentuh banyak kalangan. Salah satu hikmah yang saya dapatkan dari komunitas ini adalah saling mengingatkan dalam kebaikan dan saling menyemangati untuk menyelesaikan satu juz setiap harinya.

Sebagai ibu rumah tangga, mungkin beberapa mendapatkan kesulitan dalam menyelesaikan target. Padahal, yang perlu kita tekankan (menurut saya pribadi) adalah konsistensi. Membangun kebiasaan untuk tidak melewatkan satu hari pun berinteraksi dengan alQuran.

Maka, jika memang belum terbiasa tilawah atau mengaji alQuran secara rutin, saran saya bangun dulu kebiasaannya. Bangun dulu otot tilawahnya. Caranya bagaimana?

Setiap orang pasti akan menemukan ritme tersendiri dalam aktivitas hariannya, akan tetapi tips ini dapat ibu-ibu coba sambil disesuaikan dengan kegiatan rumah tangga harian. Berikut yang saya coba terapkan dalam membangun kebiasaan mengaji ini.

  1. Cicil bangun kebiasaan dari “angka terendah” yang dapat dilaksanakan. Artinya tilawah dalam jumlah yang ringan kita laksanakan. Tujuannya adalah membangun kebiasaan ringan dulu. Karena mungkin 1 juz cukup berat jika langsung dilaksanakan.
    Saya memulai dengan biasakan 2 halaman per hari. Sedikit ya? Hehe iya, tapi ga boleh ada hari terlewat tilawah. Atau boleh juga sehari 1 halaman. Disesuaikan saja dengan kesanggupan diri.
    Idealnya dibiasakan selama 30 hari, agar ototnya benar-benar terbangun. Jika memang dirasa sanggup dan cukup, 1 pekan boleh untuk menaikkan jumlah halaman yang dibaca per harinya menjadi lebih tinggi.
  2. Setelah terbangun kebiasaan 2 halaman per hari, naikkan menjadi 2 halaman setiap kali selesai shalat shubuh dan maghrib misalnya. Maka dalam sehari, kita sudah tilawah sebanyak 4 halaman atau dalam beberapa mushaf standar yang saat ini beredar, kita sudah tilawah sebanyak 2 lembar alias 1/5 juz.
  3. Naikkan lagi menjadi 2 halaman per 5 waktu shalat. Saya menggunakan waktu shubuh, dhuha, zhuhur, ashar, dan maghrib. Disini kita sudah mendapat 10 halaman atau sekitar 5 lembar yang setara dengan ½ juz per hari.
  4. Setelah merasa mudah dengan ½ juz tersebut, mulai naikkan menjadi 2 lembar per 5 waktu shalat. Di titik ini sudah 1 juz per hari nih. Kebiasaan tilawah sudah terbangun, dan tidak ada lagi rasa berat karena dibangun secara perlahan.

Jika targetnya selesai di 1 juz per hari, maka itu sudah cukup. Tapi jika sudah merasa nyaman dan terbiasa, ada baiknya nanti dinaikkan lagi kapasitas tilawahnya sehingga mungkin sehari sudah bisa lebih dari 1 juz per hari.

Selamat mencoba. Fokuslah pada membangun kebiasaannya dulu. Kan amal yang sedikit tapi konsisten itu lebih disukai Allah daripada yang banyak tapi sesekali. Lebih disukai lagi jika banyak dan konsisten dong.

Karena waktu yang digunakan untuk Allah itu membawa keberkahan sehingga menjadi lebih mudah urusannya insyaallah.

Selamat mencoba.

 

Salam hangat, Esa Puspita
Follow instagram @esapuspita untuk update foto terbaru. Facebooktwittergoogle_pluspinteresttumblrinstagram
5 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *